Tuntut Penghentian Revisi UU KUHP, Pemasyarakatan dan Agraria Aliansi Mahasiswa Polman Terlibat Benturan Polisi

Demokrasi Legislatif Nasional News Polewali Mandar Politik Presiden
Bagikan

POLEWALI MANDAR, LINI1.COM – Ratusan perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus di polewali mandar, sulawesi barat menggelar aksi unjuk rasa untuk menghentikan rencana pembahasan uu kuhp, uu agraria dan uu pemasyarakatan di gedung dprd polewali ammdar, rabu (25/9/2019). Mereka menilai draft ruu tersebut sarat penindasan dan penghinatan terhadap rayat. Ruu tersebut sarat kepentingan kafitalis daripada mebela rakyatnya sendiri. Massa yang terlibat emosi beberapa kali yterlibat benturan dnegan aparat kepolisian.

Sebelum mengelar aksi unjuk rasa di dprd polewlai mandar, ratusna mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di polewali mandar tersebut menggelar aksi long march dari kampus mereka ke dprd polewali mandar.

Para mahasisw amenggelar orasi di depan kantor dprd polewlai mandar sambil memajat pagar tembok wakil rakyat. Aksi para mahasisw ayang sempat menutup badan jalan trans sulawesi mebuat akses lalulintas macet dari dua arah. Petugas terpaks amengalihkan arus lalulintas ke jallur lain untu mengurai kemacetan panjang.

Dalam pernyataan sikapnya aliansi mahasiswa menyerukan 4 poin tuntutan yakni merestorasi upaya pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme. Merestorasi demokrasi yang telah dibajak para politisi, pemenuhan ham dan pelibatan publik dalam pengambilan keputusan yang menyangkut kepentingan publik. Merestorasi perlindungan sda, pelaksanaan reforma agraria dan tenaga kerja terkait hubungan industrial yang eksploitatif. Merstorasi kesatuan bangsa, penghapusan diskriminasi antaretnis, pemerataan ekonomi, dan perlindungan terhadap perempuan dan anak.

“DPR harus bisa memastikan untuk menghentikan pembahasan UU krusial yang banyak mengundnag reaksi publik, karena itu tidak mekihak rakayat. Kalau dprd dan pemerintah tetap ngotot mebahs dan megesahkan UU sepihak makanan jangan salahkan jika rakyat melakukan perlawanan,”jelas Muh Ayyub, korlap aksi

Mahasiswa beberapa kali terlibat benturan pisik di halaman kantor dprd polewali mandar. Insiden pertama terjadi saat massa berusaha memaksa masuk dan menerobos berikade pengaman petugas namun dihadang petugas polis dan satpol pp, Hingga kericuhan terjadi.

Insidne kedua terjadi saat saat perwakilan massa yang tidak puas dnegan hasil negosiasi dnegan wakil rakyat hendak menerobos kedalam rapat parpurna dpr hingga dihadang polisi. Insiden saling pukul pun sempat terjadi hinga massa mahasiswa dipukul mundur dan keluar gedung dprd.

Namun para korlap aksi dari berbagai kampus ini tak ingin aksi mereka ternodai dan berkahir ricuh, berusaha menennagkan massanya hinggga mengajak massa mahasiswa agar kembali ke dalma barisan.

Berbagai poster beriis kutukan terhadap pemerintah dna dprd yang dinilai tuli dan tak mendnegar aspirasi rakyat hingga poster berisi ledekan terhadap para politisi senayan diarak para pengunjuk rasa dalam aksi mereka.

Aksi mahasiswa di dprd polman ini berjalan alot, sejumlah mahasiswa mendesak dprd untuk menandatangani surat penyataan unutk menolak pembahasan berbagai ruu krusial namun usulan para mahasiswa tak mendapat respon para wakil rakyat.

Aksi mahasiswa baru bubar petang hari. Para mahasiwa menyatakan akan terus menaluka aksi parlemen jalanan sampai dprd dan epmerintah memastikan tidak akan melakukan revisi sejumlah undnag-undang krusial, karena dinilai semangatnya tidak membela kepentingan rakyat.  (MN-05)


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *