Trauma Gempa, Pasien Di Mamuju Pilih Dirawat Di Parkiran Atau Rumah Ibadah

Bencana Alam Gempa Kesehatan Mamuju Nasional News
Bagikan
  • 1
    Share

MAMUJU,LINI1.COM – Trauma diguncang gempa berkekuatan 7.4 sr jumat petang lalu, pasien dan keluaragnya di mamuju, sulawesi barat memilih dirawat darurat di are parkiran, emperan rumah sakit atau rumah ibadah untuk sementara sampai situasi  gempa dinyatakan benar-benar aman. Keluarga pasien menilai dirawat di ruangan terbuka lebih aman ketimbang harus dirawat di ruang perawatan.

Beginilah suasana pasien di sejumlah rumah sakit di mamuju, sulawesi barat pascca gempa berkekuatan 7,4 sr yang mengguncang donggala dan palu hingga berimbas ke daerah terdekat termasuk di mamuju Senin (1/10/1018).

Pasien dan keluarganya yang masih trauma memilih untuk dirawat sementar di luar ruang perawatan   rumahh sakit karena alasna lebih tenang dan lebih aman ddirawat di ruanga terbuka.

Area parkiran, emperan gedung hingga rumah badah seperti mesjid dipilih warga untuk jadi tempat perawatan kelurga atau anak-anak mereka yang mengalami demam tinggi pasca gempa yang sempat mebuat warga panik dna ketakutan.

Romidah, seorang pasien yang memiliki balita lebih memilih anaknkya dirawat ditempat parkiran kendaraan daripada di ruangan perawatan yang tertutup. Romidah dan keluaragnya mengaku masih taruma berat pasca gempa.

“Trauma benar pak, saya merasa lebih aman dirawat di parkiran daripada di dalam ruangan,”jelas Romidah, keluarga pasien yang meilih anaknya dirawat di parkiran.

PAAAAAASIS BERTAHAN DI LUAR RUANGAN 006

Anak Romidah yang mengalami demam tinggi tersebut sebelumnya dirawat dilantai  2 kamar 204 rumah sakit mitra manakarra mamuju, namun saat genpa menggucang palu hingga mamuju dan sulawesi barat, romida yang panik dna ketakutan sempat lari tak karua menyelamatkan anaknya yang sedang dirawat di rumah sakit.

Sementara puluhan pasien lainnya memilih dirawat sementaradi rumah ibadah seperti mesjid, emperan gedung hingga emperan rumah sakit yang terbuka  karena alasan lebih tenang dan lebih aman di rawat di tempat terbuka.

Puluhan pasien lainnya yang tidak punya tempat perawatan memilih dirawat di ruang tunggu, tempat dimana pengunjung keluar masuk rumah sakit tersebut.

PAAAAAASIS BERTAHAN DI LUAR RUANGAN 001

Puluhan pasien dewasa dan anak-anak ini seharunya di dirawat di lantai 2 dan 3 rumah sait mitra manakarra, namun mereka lebih memilih untuk dirawat terpencar di ruang tunggu, emperan gedung hingga area parkir terbuka.

Rencananya, seluruh paseien mengaku akan kembali ke ruang perawatan jika kondisi dan situasi gempa sudah benar-benar aman dan tidak terjadi gempa lagi. (MJU-02).

 

Trauma Gempa, Pasien Di Mamuju Pilih Dirawat Di Parkiran Atau Rumah Ibadah

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan
  • 1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *