Terong Belanda Yang Berhasiat Obati Kanker, Kolesterol Hingga Jantung Jadi Produk Unggulan Mamasa

Ekonomi Inspirasi Mamasa News
Bagikan

MAMASA,LINI1.COM – Terong belanda yang dikenal dengan buah tamarillo yang memiliki banyak khasiat untuk menjaga kesehatan dan mengobati beragam penyakit seperti kanker, kolesterol, meregenerasi dna hingga jantung menjadi salah satu

produk unggulan pertanian warga di Kecamatan Nosu,  Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat.  Selain harganya yang relatif mahal dan menguntungkan  juga karena perawatan tanaman ini relatif mudah, menjadi alasan banyak petani kini mulai tertarik membudidayakan tanaman buah terong belanda ini.

 

Warga di Kecamatan Nosu, Mamasa Sulawesi Barat yang selama ini dikenal sebagai sentra produk pertanian dan sayur-mayur  di bagian timur, Kabupaten Mamasa mulai membudidayakan tanaman buah terong belanda sebagai produk unggulan pertanian mereka.

 

Selain harganya yang relatigf mahal Rp 4.000 perkilogram di tingkat petani, dan perawatan buah terong belanda yang relatif mudah, juga karena buah terong belanda berwarana ungu saat buahnya sudah matang ini juga berkhasiat mengobati sejumlah penyakit sekaligus menjadi tanaman untuk kesehatan.

 

Soleman Sura, salah satu petani  mengaku, dalam satu kali panen dengan  lahan seluas 3 hektar are yang di isi 300 pohon mampu mencapai 1 ton terong belanda dalam sekali panen. Soleman menjualnya seharga 4 ribu rupiah perkilo kepada pedganag pengumpul yang masuk ke desa mereka. Soleman mengaku bisa memetik untung 4-6 juta rupiah dalam sbulan.

 

Hasilnya lumayan dan harganaya menguntungkan tapi kareea medan jalan yang tidak bagus jadi petani kesulitan mebawah hasil panen mereka ke kota,”jelas  Soleman Sura, Salah Satu Petani Terung

 

Dalam banyak literatur dan hasil penelitian, buah terong diketahui sedikitnya memiliki 21 khasiat untuk kesehatan dan juga obat mujarab sejumlah  penyakit. Terong belanda diketahui mampu mencegah penyakit anemia, menjaga kepadatan tulang dan gigi, membuat tubuh anda menjadi lebih bugar, menjaga kesehatan mata, mengatasi sariawan dan menjaga kesehatan sistem pencernaan.

 

Terong belanda juga mengurangi risiko terkena kanker, menurunkan kolesterol, mencegah tekanan darah tinggi (hipertensi), mengobati panas dalam, mengatasi sakit tenggorokan, mencegah penuaan dini, meregenari sel dna yang rusak, menjaga kesehatan jantung, mencegah diabetes, membantu menurunkan berat badan, mencegah penyakit alzheimer, meredakan sakit maag, meningkatkan daya tahan tubuh dan membuat tubuh tetap terhidrasi serta  menjaga kelembapan kulit.

 

Buah terong mengandung kalsium, fosfor, kaliumnya serta zat besi yang cukup banyak.  Buah ini juga mengandung kadar vitamin a dan c yang cukup tinggi, memiliki kandungan likopen yang dapat membantu tubuh menangkal radikal bebas yang merupakan pemicu timbulnya sel kanker dalam tubuh, serta mengandung kadar serat yang cukup tinggi.

 

Buah terong belanda juga sangat berkhasiat dalam mengikis kolesterol jahat dan secara bersamaan dapat meningkatkan kolesterol baik. Setiap 100 gram terong belanda, setidaknya terdapat 321 mg potasium. Jumlah tersebut cukup untuk membantu tubuh anda dalam menjaga tekanan darah dan detak jantung agar tetap normal.

 

Tak heran jika mayoritas penduduk warga kecamatan nosu mamasa yang berprofesi sebagai petani  kebun di wilayah ini menjadikan  produk tanaman terong belanda sebagai tanaman kebanggan mereka. Para petani berharap tanaman terong belanda yang belakangan populer karena harganya yang relatif mahal dan perawatannya mudah bisa menjadi komuditas utama dalam meningkatkan perekonomian mereka.

 

Benyamin Paotonan, salah satu pedagang pengumpul mengaku dalam satu hari bisa menjual 100 kg buah terung. Hanya saja kendalanya karena pengiriman dari pihak petani tidak lancar. Kendala transportasi dari nosu ke mamasa yang tidak lancar lantaran kondisi jalan yang hancur dan rusak parah.

 

“Pasokan buah terong Belanda terkendala Transfortasi ke kota cukup jauh dan medannya menantang,”jelas Benyamin Paotonan, Distributor Buah Terung.

 

Buah terung belanda asal Nosu tersebut / sudah dijual kesejumlah tempat di sulawaesi seperti makassar, toraja, mamasa, polewali dan mamuju.

 

Lokasi perkebunan milik warga setempat kebanyakan berada dilereng pengunugan yang jauh dari pemukiman. Lereng pengunungan dipilih sebagai lahan perkebunan terong belanda karena kondisi tanah yang cukup subur dan cocok untuk tanaman jangka pendek, seperti terung belanda.

 

Hanya saja kondisi jalan yang rusak parah dari perkampungan menuju kebun warga sangat rusak parah. Situasi ini meyulitkan warga mengakut hasil panennya dari kebun ke kota mamasa agar harganya bisa lebih mahal lagi.  (MMS-05)

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *