Bencana Gempa Lombok

Siswa Gotong Royong Kumpulkan Sumbangan dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Lombok

Bencana Alam Gempa Mamasa Nasional News
Bagikan
  • 2
    Shares

MAMASA,LINI1.COM – Merasa menjadi bagian dari sesama warga bangsa yang menjadi korban bencana gempa Lombok, ratusan siswa dan guru di Mamasa, Sulawesi barat bergotong royong mengumpulkan bantuan dana sumbangan kemanusiaan untuk para korban bencana gempa Lombok, NTB. Para guru dan siswa menyisipkan uang jajan mereka untuk membantu para korban bencana gempa. Selain menghimpun bantuan sosial mereka juga menggelar doa bersama di halaman sekolah agar para korban dan keluarga mereka diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah.

 

Aksi solidaritas ratusna para guru dan siswa di Mamasa ini digelar di pelataran sekolah SMP Frater Mamasa di dusun Randanan, Desa Buntu buda Kecamatan Mamasa, Rabu (8/8/2018). Ratusan Siswa ramai-ramai mengumpulkan sumbangan mereka secara suka rela untuk ikut membantu meringankan beban hidup para korban gempa di Lombok dan Bali.

 

Sumbangan dalam bentuk uang ini dikumpulkan secara bergotong royong sebagai bentuk keprihatinan mereka atas musibah yang menimpa sesama warga bangsa di Lombok NTB. Satu persatu siswa menyerahkan uang sumbangan mereka secara sukarela ke dalam kotak sumbangan yang telah disiapkan oleh pihak sekolah.

 

Tak hanya siswa yang ikut bergotong royong, para guru juga memasukkan sumbangan ke dalam kotak yang tersedia.

 

Ketua Osis/Siswa SMP Frater Mamasa, Marjiolin Anastahsya, menyebutkan aksi solidaritas ini dilakukan para siswa yang didukung para guru sebagai bnetuk talin persaudaraan dengan sesama warga lombok yang menjadi korban bencana gempa. Anastahsya berharap aksi solidaritas dari sesma bangsa ini bisa turut mebantu meirngankan beban hidup para korban bencana yang kini sednag trauma pasca bencana.

 

“Ini merupakan bentuk kepedulian dna partisipasi kami sebgaai sisw ayng merasa menjadi bagian dari korban bencana ala yang menimpa sesama sudara di lombok NTB,”jelas Anastahsya.

 

Kepala Sekolah SMP Frater Mamasa, Maksimus Lehot, menyambut positif aksi eperihatinan yang dlakukan para siswa SMP Frater yang juga mengajak serta para guru terlibat menjadi bagian gerakan aksi sosial dan  kepedulian terhadap sesama warga bangsa yang tertimpa musibah.  

 

“Saya kira ini bentuk keperihatinan mereka terhadap sesama warga bangsa yang sedang tertimpa musibah,”jelas Maksimus.

 

Maksimus mengatakan, apa pun yang mereka kumpulkan para siswa itu adalah bagian dari tenggang rasa dan kepedulian sosial mereka terhadap sesama warga bangsa yang sedang tertimpa musibah, seperti yang ditanamkan kepada setiap diri siswa di sekolah selama ini.

 

Dari pengumpulan sumbangan sosial tersebut berhasil terkumpul dana sebesar Rp 1.1200.500 (satu juta seratus dua ribu lima ratus rupiah). Dana tersebut langsung pihak sekolah ke rekening dompet kemanusiaan Lombok.  (KM)


Bagikan
  • 2
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *