Sapi Qurban

Sapi Qurban Habis Diborong Warga Sebulan Sebelum Lebaran

Budaya Life Style News Polewali Mandar
Bagikan

POLEWALI MANDAR,LINI1.COM – Khawatir tak bisa mendapatkan sapi qurban untuk memenuhi hajatan mereka berqurban tepat waktu di hari lebaran idul adha nanti, warga di polewali mandar, sulawesi barat sengaja memborong sapi qurban di sejumlah sentra penggemukan

hewan, lebih awal sebulan sebelum lebaran. Sejumlah pedagang sapi yang telah kehabisan stok kini hanya merawat dan memelihara sapi-sapi yang telah diorder pelanggannya.

 

Sentra pengemukan sapi milik marsuki di Dusun Lemo, Kecamatan Binuang Polewali Mandar Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat ini misalnya sudah kehabisan stok sapi qurban sejak dua pekan lau. Sebanyak 50 ekor stok sapi siap jual yang disiapkan di kandangnya dua bulan menjelang idul adha, seluruhnya telah diorder pelanggannya.

 

Sebagian warga atau pelangganya telah membayar kontan harga jual sapi pesannya. Lainnya baru membayar panjar 50 persen dari harga jual sapi yang sudah disepakati pedagang dengan pelangganya.

 

Umumnya warga memesan sapi lokal atau sapi bali karena alasan harganya relatif lebih murah, namun daginya cukup empuk dan berisi.

 

Pengelola pengemukan sapi di Dusun Lemo, Kecamatan Binung Polewali Mandar, Marzuki mengaku 50 ekor sapi kurban yang ia sudah sipakan menjelang idul adha seluruhnya telah dibeli pelanggannya. Mayoritas warga yang membeli sapi adalah warga lokal polewali mandar. Hanya ada beberapa pelanggan dari luar daerah seperti Majene dan Pinrang Sulawesi Selatan.

 

“Semuanya sudah laku sekitar 50 ekor. Pemiliknya baru ambil mulai pada hari raya hingga tiga hari pasca lebaran untuk qurban,”jelas Marzuki.

 

Harga sapi qurban jenis lokal atau sapi bali saat ini ditawarkan marsuki berkisar Rp 11 juta rupiah hingga Rp 15 juta rupiah, tergantung umur dan bobot sapinya.

 

Rencannya sapi-sapi qurban yang telah diorder ini baru akan diambil pemiliknya mulai hari lebaran idul adha, hingga tiga hari pasca lebaran. Agar sapi yang sudah dipesan pemiliknya ini tidak saling tukar dengan pemilik sapi lainnya, pedagang sengaja memberi tanda khusus di badan sapi agar tidak mudah tertukar satu dengan lainnya.

 

Meski sapi ini telah diorder atau telah dibayar panjar pemiliknya, namun faktor keselamatan atau hilang dicuri misalnya, seluruhnya dijamin dan masih menjadi tanggungjawab pedagang sepenuhnya. (KG)


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *