Ribuan Gelombang Pengungsi Donggala dan Palu Terus Bertambah

Bencana Alam Gempa Nasional News
Bagikan
  • 1
    Share

DONGGALA,LINI1.COM – Puluhan ribu warga kota Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah pasca bencana gempa dna tsunami terus mengungsi meninggalkan kota Donggala dna Palu ke berbagai daerah tujuan seperti Sulsel, Maluku, Sulbar dan berbagai daerah tujuan lainnya. Mereka terpaksa mengungsi karena alasan saat ini situasinya donggala dna palu belum aman atau belum bulih. Para pengungsi mengaku kesuitan memenuhi kebutuhan hidup mereka lantaran roda perekonomian masih lumpuh.

Pasca gempa dan tsunami jumat pekan lalu, gelombang pengungsi dari kota Donggala dan Palu dan sekitarnya terus  bertambah. Gelombang pengungsi umuma melalaui jalur darat Palu-Donggala, Pasangkayu-Mamuju, Majene, Polewali dan ke berbagai daerah tujuan, termasuk di luar wilayah Pulau Sulawesi seperti Maluku, Ternate dan beberapa daerah lainnya di Indonesia.

Para pengungsi beralasan terpaksa meninggalkan kota Donggala dna Palu Sulawesi tengah lantaran kondisi perekonomian pasca bencara tsunami belum pulih.

Lukman, salah satu korban bencana asal kota palu ini mengau terpksa mengungsi karena situasi masih kacau dan warga belum bisa beraktifitas dengan tenang seperti biasa.

“Suasananya masih kacau, belum bisa beraktifitas, pasar dan toko-toko belum beroperasi. Rumah-rumah sudha hancur dna tak kunjung duperbaiki, lebih baik mengungsi ke sanak keluarga di luar kampung,”jelas lukman, salah satu korban bencana asal kota palu yang mengungsi sambil memboyong sejumlah anggota keluarganya.

ANTO – EKSODUE KORBN GEMPA 001

Aktifitas pasar dan pertokon terutama toko bahan bagunan belum beroperasi hingga menyulitkan warga yang hendak bangkit dari keterpurukan pasca bencana tak bisa brbuat banyak. Rumah-rumah mereka yang hancur dan berserakan hinga kini masih dibairkan terongok tak terurus.

Dari pantauan kami terlihat korban pengungsi hanya membawa bekal perjalanan seadanya serta beberapa barang barang bawaan yang masih sempat diselamatkan saat rumahnya porak-poranda dna rata dnegan tanah.

Para pengungsi yang masih diliputi suasana berduka ini terpaksa meninggalkan rumah dan harta benda mereka yang tampak masih berserakan di lokasi lantaran bingung bagimana memulai membenahi rumah mereka yang hancur.

Kondisi Kota Donggala dan Palu yang selama ini tampak ramai dna penduduk sibuk beraktifitas, kini tampak sepih seperti kota tua. Beberapa rumah dan toko  masih tertutup dan tak berpenghuni. Hanya ada beberapa warga yang masih bertahan di rumahnya masing masing. (MDONG-19).

 

Ribuan Gelombang Pengungsi Donggala dan Palu Terus Bertambah

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1

 


Bagikan
  • 1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *