Grab

Protes Insentif, Puluhan Sopir Grab Ngamuk dan Usir Managemen Grab dari Mamuju

Hukum & Kriminal Mamuju News
Bagikan

MAMUJU,LINI1.COM – Puluhan Driver Grab di kota Mamuju, Sulawesi Barat mengamuk dan melempari managemen grab di kantornya, Sabtu (11/8/2018). Para sopir grab tersebut memprotes insentif sopir yang dinilai sangat rendah dan merugikan driver grab. Puluhan driver grab yang kecewa memaksa managemen grab menutup usahanya di mamuju karena dinilai hanya mencari untung sepihak. Kericuhan dipicu akibat pihak menagemen grab menolak menyetujui permintaan para driver.

 

Beginilah suasana aksi protes puluhan driver grab di Kantor Cabang Grab Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (11/8/2018). Para sopir yang meperotes rendahnya tarif insentif sopir melempari pihak managemen grab dan memaksa mereka menghentikan aktifitas di kantornya.

 

Kericuhan puluhan driver grab tersebut dipicu akibat pihak menagemen grab dinilai melakukan pengurangan intensif yang telah disepakati antara driver dan pihak managemen grab secara sepihak dna merugikan para sopir.

 

Akibat kericuhan tersebut pihak menagemen perwakilan grab mamuju nyaris dihakimi puluhan driver. Kericuhan tak terkendali kembali terjadi saat puluhan driver meminta pihak managemen grab mamuju untuk menandatangani surat pernyataan

Yang dibuat para driver. Dalam surat pernyataan tersebut pihak managemen diminta untuk mengembalikan insentif ke skema awal yakni 7 trip dengan nilai insentif 190 ribu.

 

Karena menolak menandatangani permintaan para draiver tersebut, puluhan driver grab mengancam akan menyegel kantor perwakilan grab dan meinta managemen hengkakng dari Mamuju.

 

Driver grab, alamsyah menyebutkan kamarahan para dariver dipicu karena ulah magamen grab merubah skema insentif yang semula sudah disetujui sapir dan managemen secara sepihak yang merugikan para sopir. Namun karena managemen grab tidak merespon lalu para sopir terpancing emosi.

 

“Mereka merubah skema insentif yang sudah disetujui pihak Driver dan grab secara sepihak dna ini merugikan para driver,”jelas Alamsyah, salah satu driver grab yang mengamuk di kantor cabang grab Mamuju.

 

Aksi protes puluhan driver grab tersebut mereda setelah pihak Perwakilan grab meminta waktu 1 hari untuk melakukanPenandatanganan surat pernyataan tersbut, namun para sopir grab mengancam jika dalam satu hari surat pernyataan tersebut tidak segera ditandatangani pihak driver grab meminta managemen grab untuk angkat kaki dari mamuju. (KM)

 

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *