PLN Terus Kebut Perbaikan Jaringan Listrik ke Desa-Desa yang Terisolir

Bencana Alam Gempa Listrik Nasional News Sulawesi
Bagikan

DONGGALA,DONGGALA.COM – Sebanyak 325 tim teknisi yang dikirim PLN cabang Mamuju Sulawesi barat ke wilayah Sigi, Donggala dan Palu Sulawesi tengah, pasca gempa dan tsunami terus mengebut perbaikan jaringan listrik yang putus maupun yang tumbang saat diguncang gempa dan tsunami, jumat (5/10/2018). Setelah warga kota palu bisa menikmati penerangan listrik setelah sempat padam total, kini giliran desa-desa di wilayah Donggala, Palu dan sekitranya menjadi sasaran perbaikan petugas.

Banyaknya tiang-tiang listrik yang tumbang dan patah pasca gempa dn tsunmai membuat upaya penyambungan jaringan listrik tak bisa dilakukan dengan cepat. Banyaknya tiang-tiang listrik yang tumbang membuat petugas harus mendirikan tiang-tiang listrik yang baru untuk menggantikan yang tiang rusak.

Beberapa tiang listrik yang roboh dan berserakan di jalan pascagempa telah diganti oleh petugas. Upaya perbaikan terus dikebut petugas hingga mlam hari, mengingat kota Donggala dan desa-desa di sekitarnya jaringan listriknya masih terputus.

ANTO – PLN BANGUN JARINGAN 006

Koordiantor Lapangan, Kulyan mengatakan, upaya perbaikan jaringan listrik terutama di wilayah kota Donggala diperkirakan akan berlansung selama dua hari ke depan. Sementara untuk perbaikan tegangan listrik yang rusak akan dipercepat agar listrik bisa segera difungsikan ke seluurh jaringan pelanggan pln seperti semula.

“Tim kami terus bekerja meebnahi jaringa listrik yang putus. Banyaknya inag-tiang listrik yang tumbang mebuat upaya pebakanjaringan listrik yang utus memakan waktu cuup lama, namun diperkrakan dua hari kedepan sebagain desa-desa dna kota donggala sudah bisa menikmati listrik seperti semual,”jelas Kulyan, Korlap PLN Donggala

pasca gempa, jaringan listrik di kota donggala dan sekitarnya memang masih terputus. Ratusan genset milik PLN yang didistribuis e wilayah bencana telah diungsikan di berabagai lokasi unutk peneranga sementarasambil mennggu perbaikan jaringan listrik pln yang rusak.

Sementara ratusan titik pengungsi di berbagai lokasi pedesaan di Donggala, Sigi dan Palu hanya menggunakan penerangan lilin, senter atau berkalang gulita di malam hari, sambil berharap perbakan jaringan listrik pln bisa segera berfungsi. (MDONG-20).

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *