Doda

Pesta Makan ‘Doda’ Tradisi Merekatkan Persaudaraan Warga Desa

Budaya Inspirasi Kuliner News Plesir Polewali Mandar Teknologi Wisata Edukasi
Bagikan

POLEWALI MANDAR,Lini1.com – Pesta makan doda’ atau lemmang bersama dalam tradisi maulidan menjadi ajang tahunan dalam merekatkan persaudaraan dan kebersamaan warga di Polewali Mandar Sulawesi Barat. Ribuan doda’ atau makanan tradisinal yang terbuat dari beras ketan dan santan murni, yang dibakar menggunakan wadah bambu ini disiapkan untuk menjamu para tamu dan warga dari berbagai Desa Di Kecamatan Tapango, Polewali Mandar, Rabu (17/1/2018). Makanan khas ini disiapkan untuk siapa saja yang datang secara gratis.

Pemerintah kecamatan tapango polewali mandar sulawesi barat menggelar pesta makan Doda’ atau Lemmang yang dirangkaikan dengan acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, Rabu (17/1/2018). Kegiatan rakyat yang berlangsung di halaman kantor camat tapango ini dirangkai dengan pembakaran doda’ (lammang) dari berbagai desa di kecamatan tapango.

Terdapat lebih 2000 doda’ atau lemmang sejenis makanan tradisinal yang terbuat dari beras ketan dan santan murni yang dibakar menggunkan wadah bambu mentah.

Pembakaran lemmang ini digelar di sejumlah titik pembakaran di halaman kantor camatan tapango.

Lammang bagi masyarakat sekitar merupakan sejenis makanan yang terbuat dari beras ketan yang dimasukkan ke dalam bambu, kemudian dibakar menyerupai lemper atau gogos.

Camat Tapango Muhammad Dinar menyebutkan pesta bakar lemmang ini merupakan ajang tahunan warga tapango dalam membangun kebersamaan warga desa. Sejumlah perwakilan desa hadir dalam pesta tahunan ini.

“Pesta makan lemmang merupakan tradisi desa yang terus dilestarikan warga sebagai ajang untuk merekatkan persaudaraan sesama warga desa,”jelas Camat Tapango Muhammad Dinar

Sebelum pesta makan doda’ digelar bersama, para tamu undangan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda termasuk pejabat seperti bupati menggelar zikir dan doa bersama

bupati polman andi ibrahim masdar dalam sambutannya mengajak kepada masyarakat agar meneladani sifat rasulullah saw. Maulid ini juga sebagai ajang silaturrahmi untuk bertatap muka bersama masyarakat setempat.

Pesta makan lemmang yang dirangkaikan dengan peringatan maulid ini selalu dinanti-nati warga sebagai ajang kumpul bersama warga desa


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *