Pemukiman dan Fasilitas Publik Banjir, Aktifitas Sekolah Diliburkan

Bencana Alam Lingkungan Nasional News Pasangkayu
Bagikan

PASANGKAYU,LINI1.COM –  Diguyur hujan sejak tiga hari terakhir menyebabkan sungai Pasangkayu Sulawesi Barat meluap. Puluhan rumah dan fasilitas publik terendam banjir hingga ketinggian satu meter, Rabu (13/11/2018). Aktifits sekolah di Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat terpaksa diliburkan karena terendam banjir sejak tiga hari terakhir.

Sekolah di dusun Sinar Wajo Marambeau, Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat ini terpaksa diliburkan gurunya karena seluruh runagan belajar terenda banjir, sejak tiga hari terakhir.

Fadli, salah satu siswa mengaku terpaksa diliburkan karena ruangan belajar di sekolahnya terendam banjir. Fadli dan siswa lainnya memilih bermain di tengah banjir

“Tidak sekolah, kelasnya banjir om,”jelas Fadli, Murid SDN Marambeau.

Selain merendam bangunan sekolah, banjir juga merendam puluhan rumah warga di Dusun Sinar Wajo Marambeau. Banjir juga menyebabkan akses jalan penghubung antar desa lumpuh akibat terendam banjir luapan sungai pasangkayu

Akibatnya, aktifitas warga yang mayoritas petani tersebut sejak tiga hari terakhir lumpuh total, namun hingga kini warga yang rumahnya terendam banjir enggan mengungsi dan memilih tetap bertahan di rumahnya karena alasan keamanan harta benda mereka.

Banjir yang merendam pemukiman dan fasilitas publik ini akibat jebolnya tanggul sungai pasangkayu.

0751411182_SULBAR_SUNGAI MELUAP HINGGA MERENDAM PEMUKIMAN DAN FASILITS PUBLIK, AKTIFITAS SEKOLAH DILIBURKAN 2B 003

Selain itu banjir juga merendam ribuan hektar lahan perkebunan milik warga dengan ketinggian bervariasi 70 centimeter hingga satu meter.

Abdul Syukur, warga korban banjir mengaku sudh tiga har terakhir tidak beraktifitas lanatara rumah dan lahan pertanian miliknya terendam banjir.

“Sudah tiga hari terendam banjir, tidak bisaki bekerja pak,”jelas Abdul Syukur, warga setempat yang mengaku stres karena tak bisa beraktifitas

Meski sudah tiga hari terendam banjir, warga mengaku belum ada perhatian dari pemerintah setempat untuk mengatasi  banjir. Padahal penduduk setempat sudah lama mengeluh karena setiap tahun menadi langganan banjir. (MPAS-04).

Pemukiman dan Fasilitas Publik Banjir, Aktifitas Sekolah Diliburkan

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *