Pasar dan Puluhan Rumah di Bambanglamotu Ambruk, Pedagang Berjulan di Emperan Jalan

Bencana Alam Gempa Lingkungan Nasional News Pasangkayu
Bagikan

PASANGKAYU,LINI1.COM – Puluhan rumah warga dan sebuah pasar tradisional di Kecamatan Pasangkayu, Sulawesi barat ambruk diguncang gempa Jumat Petang (28/9/2018) kemarin. Warga rumahnya ambruk dna kehilangan tempat tinggal memilih mengugsi ke rumah sanak keluarga, sementara pedagang yang kehilangan tempat usaha karena pasar ambruk dan rata dnegan tanah, terpaksa menjajakan jualan di emperan jalan. Sejumah pedagang lainnya tidak berjualan lantaran barang daganya hancur tertimpa reruntuhan bangunan pasar.

Gempa berkekuatan 7.7 Sr yang mengguncang wilayah timur Donggala, Jumat petang kemarin, membuat puluhan rumah warga dan fasilitas publik seperti pasar tradisional rondomayang di kecamatan pasangkayu ambruk dan mengalami kerusakan bervariasi. Sejumlah rumah yang baru dibangun ikut porak poranda sebelum berhasil didirikan pemiliknya.

Warga yang rumahnya ambruk dna tak bisa lagi dihuni karena mebahayakan pemiliknya, telah mengungsi ke rumah sanak tetangga atau keluarga karena khawatir tinggal di rumahnya yang retak dan hancur pasca gempa.

Kerusakan parah terjadi di Pasar Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu. Sebuah bangunan pasar tradisional ambruk menimpa dagangan warga.

Akibat dari peristiwa tersebut/ pedagang dipasar randomayang mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Sarmi, ibu rumah tangga yang rumahnya ambruk dna retak-rekat seteah diguncang gempa mengunsi sejak petang kemarin ke rumah kelurganya. Sarmi mengau khawatir retakan rumahnya pasca gempa rawan ambruk dna menimpa siapa saja di bawahnya. Agar lebih aman sari bersama suami dan anak-ananya memilih tinggal smenetara di rumah sanak keluarga, sambil berusaha mebenahi rumanya yang sudah hancur.

“Tadi malam langsung berlarian kelaura rumah untung rumahnya ambruk saat semua anggota keluarga sduah di luar rumah,”je”as Sarmi, korban gempa di kecamatan Bambanglamotu, pasangkayu

Tak hanya rumah-rumah penduduk yag hancur, sejumlah asilitas umum juga ikut rusak. Pasar tradisional rondomayang Pasanagkayu mislanya juga rata dnega tanah.

Puuhan pemilik kios hari ini tidak bisa berjualan lantaran barang dagangan mereka yang tertimpa reruntuhan bangunan hancur. Sementara pedagang yang masih bisa menyelamatkan sebagian bara ng dagangan mereka terpaksa menjajakan jualannya di emperan jalan atau sdut jalan.

Sejumlah pedagang yang lapak dan dagannya hancur tertimpa reruntuhan bangunan pasar, bingung bagaimana memulai kembali usahanya.

Mas tabe, salah satu pedagang yang kios ambruk hingga rata dengan tanah mengaku seluruh barang campuran jualannya termasuk peralatan rumah tangga yang terbuat dari plastik atau kaca hancur tertimpa reruntuhan pasar. Mas tabe yang tidak bisa brjualan hari ini memilih beristirahat sambil mencari modal usaha agar bisa memulai usahnaya lagi.

“Hari ini istirahat karena kios dan barag dagan saya hancur tertimpa reruntuhan,”jelas Mas tabe, pedagang korban gempa

Sementara puluha pedagang barang campuran dan sayur mayur yang berhasil menyelamatkan sebagain barang dagannya dari reruntuhan bangunan,

Warga dan para pedagang yang kehilangan tempat tinggal dan tempat usaha jualan mereka berharap pemerinth bisa seger membangun atau memberi bantuan agar rumah mereka bisa direnovasi untukk menampung keluarga mereka kembali.

Sementara para pedagang berharap pemerintah bisa kembali mendirikan pasar yang sduah ambruk agar mereka bisa kembali memulai usahanya seperti biasa. (MPAS-06).

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *