Orangtuanya Cerai, Bocah Ini Keluar Masuk Penjara Hanya Untuk Makan dan Minum

Anak dan Problematikanya Hukum & Kriminal Kriminal Nasional News Polewali Mandar
Bagikan

POLEWALI MANDAR,LINI1.COM – Berkali kali mendekam di balik jeruji besi, karena berurusan dengan penegak hukum, tak membuat bocah berinisial WS (15 tahun) menjadi jera. Baru beberapa bulan bebas dari tahanan setelah menjalani hukuman dalam kasus serupa, ia kembali ditangkap polisi karena terlibat dalam serangkaian pencurian motor dan aksi jambret di beberapa lokasi di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Bocah WS mengaku ia terpaksa menjadi pencuri hanya sekedar untuk menutupi biaya hidup makan dan minum, sejak kedua orang tuanya berkonplik hingga berakhir cerai di pengadilan.

 

Bocah berinisial WS (15 tahun) ini digiring petugas Unit Reksrim Polres Polewali Mandar, Sulawesi Barat ke Kantor Polres Polewali Mandar, setelah tersangka ws ditangkap petugas dalam pelariannya di kabupaten pinrang, sulawesi selatan, senin (18/9/2018).

 

WS dilaporkan sejumlah korban sebagai pelaku pencurian motor dan aksi jabret di sejumlah lokasi kejadian di polewali mandar. Ia ditangkap petugas setelah sempat melarikan diri ke Kabupaten Pinrang.

 

Selain membekuk tersangka yang sudah malang melintang masuk penjara di usianya yang masih dibawah umur ini, polisi juga mengamankan satu motor hasil curian WS.

 

Polisi mencatat bocah WS terlibat dalam 4 kasus curanmor dan aksi jambret di Polewali Mandar sebelum ia diangkap, tak lama setelah bocah ini bebas dari tahanan.

 

Meski telah berkali kali berurusan polisi, bocah ws yang ditemui sejumlah wartawan di Mapolres Polewali Mandar, tampak tak jera berurusan dengan penegak hukum. Ws swndiri mengaku terpaksa menjadi pencuri sejak kedua orang tuanya terlibat konplik rumah tangga hingga berakhir dengan perceraaian di pengadilan.

 

Sejak itu, ws mengaku berusaha hidup dan mencari makan sendiri meski ia harus menempuh jalan mencuri. Beberapa kali ws berusaha mencari kerja serabutan dnegan upah yang jauh dari layak, namun selama ini ws mengaku tak ada satu pun tempat kerja yang memberinya suasana kerja yang nyaman.

 

“Bapak dan mama sudah cerai. Saya berhenti sekolah di kelas IV SD,”tutur WS

 

Dalam catatan kepolisian, WS 15 tahun yang juga resedivis kasus pencurian dalam kasus serupa ini diduga enjadi aksi pencurian sepeda motor  di 4 lokasi berbeda, tidak lama setelah bocah ini bebas dari penjara.

 

Umumnya WS mencuri motor yang sedang diparkir pemiliknya yang lengah. Dari pengakuan WS, selain melakukan pencurian kendaraan bermotor pelaku juga melakukan aksi penjembretan di wilayah kabupaten pinrang beberapa waktu lalu.

 

Pelaku tak hanya diidentifikasi polisi sebagai pelaku curanmor namun ws juga terlibat dalam serangkaian ksi jambret pengendara di jalan sepih, pencurian helm hingg membobol toko kelontong.

 

Ironisnya, pelaku mengaku tidak tamat sd ini mengaku berhenti sekolah sejak kelas 4 SD. Ia mengau nekad mencuri hanya sekedar untuk kebutuhan hidup dan makan sehari hari, lanatarn kedua orang tuanya tak bisa lagi ia harapkan untuk memenui hajat hidupnya sejak keduanya bercerai.

 

Meski usainya masih terbilang bocah, namun ia tak lantas dibebaskan polisi dari segala tuduhan. Alasannya ws sudah berulang kali melakukan tindakan serupa hingag berkali-kali masuk penjara karena kasus serupa.

 

Untuk mempertanggun jawabkan perbuatanya pelaku ws kini ditahan di Mapolres Polewali Mandar untuk kesekian kalinya. (MPOL-08).

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1

 


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *