Orangtua Siswa di Mamasa Kawal Anaknya ke Sekolah karena Khawatir Gempa

Anak dan Problematikanya Bencana Alam Gempa Mamasa Nasional News Pendidikan
Bagikan
  • 1
    Share

MAMASA,LINI1.COM – Khwatir akan keselamatan anak-anaknya di sekolah menyusul gempa beruntun masih terus terjadi sejak tiga pekan terakhir, orang tua siswa di Mamasa, Sulawesi Barat terpaksa mengawal anak-anaknya ke sekolah setiap hari. Para orag tua siswa duduk di halaman sekolah menunggu hingga anak-anak mereka pulang dari sekolah.

Puluhan orang tua siswa sdn 001 dan 002 mamasa ini tampak memadati halaman sekolah saat anak-anak mereka tengah mengikuti proses belajar mengajar mepersipakan diri menghadapi ujia semester desember mendatang, Kamis (29/11/2018).

Paraorang tua siswa yang khawatir akan kesematan anak-anaka mereka di sekolah saat gempa beruntun terjadi memilih mengawal anak-anak mereka ke sekolah setiap hari.

Mereka mengantar anak-anaknya ke sekolah dan menunggu hingga jam pulang sekolah usai. Para orag tua ini mengaku khwatir akan keselamatan anaknya saat gempa beruntun kembali mengguncangan Mamasa.

Mereka dengan terpaksa rela menongkrongi anak-anak mereka di halaman sekolah, sejak pagi hingga anaknya pulang sekolah.

Putri, salah satu orang tua siswa mengatakan, sudah dua hari ini dirinya mengantar dan mnegawal anaknya ke sekolah. Putri menunggu hingga jam pulang sekolah karea kwatir jika gempa susulan kembali terjadi saat anaknya beradadi sekolah.

“Lebih baik antar anak langsung ke sekolah karena kita khawatir kalau terjadi gempa saat dia di sekolah,”jelas Putri Salah Satu Orang Tua Siswa yang rela menunggu anaknya di sekolah hingga jam pulang sekolah.

0752911182_SULBAR_ORANGTUA KAWAL ANAKNYA KE SEKOLAH KARENA KHAWATIR GEMPA 2A 004

Para siswa ini sempat diliburkan pihak sekolah selama lebih dari dua pekan karena khawatir gempa beruntun terus mengguncang mamasa hingag warga panik dna ketakutan. Senin awal pekan ini mereka kembali aktif belajar, namun para orang tua yang khawatir dampak gempa memilih mengawal dna mengantar jemput anaknya ke sekolah setiap hari.

Meski gempa susulan masih terus dirasakan di Mamasa, namun para siswa tmpak semangat beljar di kelas. Para siswa dan guru yang sudah tiga pekan di guncang gempa berusaha realistis dan menerima kenayata yang tidak nayaman tersebut

Hingga hari ini gempa susulan masih terus dirasakan di mamasa. Rabu kemarin 5x gempa beruntun dengan kekuataa antara 2.4 hingga 3.6 sr kembali mebuat panik para siswa dan aktifitas perkantora di mamas alantaran jarak genpa dari lokasi mereka hanya sekitar10 kilometer.

Para orang tua sisa yang sduah tiga pekan stres dan tidak bisa konsentrasi menjalankan aktifitas perekonomian mereka berharap, gempa-gempa susulan segar berakhir agar mereka bisa kembali menekuni aktifitas keseharaian mereka tanpa khawatir meninggakan istri dan anak-anak mereka. MMAS_07).

 

Orangtua Siswa Kawal Anaknya ke Sekolah karena Khawatir Gempa

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan
  • 1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *