Warga Majene Siapkan Makanan dan Minuman Pengungsi Palu di Jalur Trans Sulawesi

Bencana Alam Gempa Majene Nasional News
Bagikan
  • 3
    Shares

MAJENE,LINI1.COM – Ribuan pengungsi asal palu dan donggala yang melintasi jalur Barat Sulawesi, dari Donggala, Pasnagkayu, Mamuju Hingga Majene ke berbagai daerah tujuan di Sulawesi Selatan disambut suka cita warga Majene, Sulawesi Barat. Di sepanjang jalan trans sulawesi di Kota Majene, mereka menyambut rombongan pengungsi yang meninggalkan kampung halaman mereka pasca bencana gempa dan tsunami bak pahlawan.

Pengungsi yang berkenan mampir di posko bencana yang dibentuk warga secara sukarela akan diberi pelayanan berupa suguhan makanan, kue dan minuman. Sementara pengungsi yang tak sempat mampir dan memilih buru-buru melanjutkan perjalanan mereka agar bisa sampai lebih cepat di aderah tujuan diberi nasi bungkus dan air minunm sebagai bekal dalam perjalanan mereka pulang ke daerah tujuan.

Unuk mmudahkan para pengungsi yang kelelahan atau hendak beristirahat sementara sebelum melanjutkan perjalanan, warga telah membuat sejumlah posko-posko persinggahan di sepanjag jalan untuk menampung para pengungsi.

Ratusan rombongan pengungsi korban gempa asal palu yang melintas di Majene, Rabu Malam ini misalnya disambut warga dnegan antuaias. Di sepanjang jalan warga mengajak iring-iringan mobil pengngsi untuk mampir di posko sambil menikmati makanan dan aneka kue yang disediakan warga secara suka rela.

pengungsi 05 002

Sebagian pengungsi yang klelahan menempuh perjalan panjang berjam-jam memanfaatkan keramah-tamahan warga ini dengn mair di posko bersama anak-anak mereka. Seagian pengungsi yang belum sholat atau mandi memanfaatkan waktu untuk mandi dan sholat sementara sebelum melanjutkan perjalan ke daerah tujuan.

Bombang, warga asal Palu yang hendak mengungsi ke Makassar melalui jalur darat ini mengaku legah dan bangga banyak warga yang bersimpati dengan duka nestapa yang menimpa mereka. Usai makan malam bersama rombongan bambang mengau haya bisa berterima kasih kepadawarga yang menunjukak ketulusnanya meringankan para pengungsi.

Kami terhibur dan senang, banyak warga Majene merasa bagian dari saudara kami.Merek meneymbut dna menyediakan makanan dan minuman secara suka rela untuk menyambut para pengungsi, hanya Tuhan yang bis mebalasnya,”jelas  Bombang, warga palu tujua Makassar.

Sejumlah pengungsi mengaku memilih meninggalkan palu dan donggala karena kesulitan mendapat makanan dan air minum pasca gempa. Mereka juga mengaku masih trauma dengan peristiwa gempa yang melanda kota palu.

Hasma, pengungsi tujuan Enrekang Sulawesi Selatan ini mengaku legah senang dna bangga dengan sikap warga majene yang menunjukan kepedulian dna empati kepadapara korban gempa. Setelah meempuh perjalanan selama hampir 12 jm yang minim bekal, hasma bersama anak dna rombonga lainnya bisa menikmati suguhan makanan dna minuman serta kue dari warga majene.

“Bangga dan senang mendapat pelayanan tulus dari warga Majene, mereka menyediaka makanan, minuman dna kue secarsuka rela untuk kami para pengungsi di perjalanan,”jelas Hasma, pengungsi asal Palu tujuan Enrekang.

pengungsi 03 002

Sementara rombongan pengungsi yang tak ingin mampir karena ingin buru-buru melanjutkan perjalan agar bisa tiba lebih cepat di daerah tujuan diberi warga pembagian nasi bungkus atau air minum sebagai bekal dalam perjalan mereka.

Usai beritirahat dan memulihkan tenaga, para pengungsi yang terbagi dalam beberapa rombongan dna tujuan ini kemudia melanjutkan perjalanan mereka.

Agar tak kelaparan dan kehabisan bekal di jaanan, terutama anak-anak mereka, warga menitipkan makanan dan minuman untuk dibawah dalam perjlanan. (MJNE-12).

 

Warga Majene Siapkan Makanan dan Minuman Pengungsi Palu di Jalur Trans Sulawesi

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1

 


Bagikan
  • 3
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *