Lomba “Karoba Saping” Jadi Ikon Wisata Pantai di Pasangkayu

Budaya Ekonomi Nasional News Pasangkayu
Bagikan

PASANGKAYU, LINI1.COMRibuan warga dan wisatawan dari berbagai daerah antusias menyaksikan lomba pacuan gerobak sapi atau “karoba saping” yang digelar di Pantai Koa-Koa, Dusun Kayumaloa, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Minggu (27/10/2019). Agenda wisata tahunan di kabupaten pasangkayu ini terbukti mampu menyedot perhatian dan minat wisatawan datang berkunjung ke kabupaten pasangkayu. Tak heran jika event taunan ini selalau dipadati ribuan warga dan wsiatawan di sepanjang bibir pantai koa-koa.

 Festival wisata pantai koa-koa yang menggelar aneka lomba dan festival dalam mendorong peningkatan sektor pariwsiata di pasnagkayu ini menjadi maknet yanhg selalau menarik perhatian warga dna ara wsiatawan setiap tahunnya.

 Berbagai lomba dan festival wsiata yang digelar panitia seperti lomba kuliner, lomba hias, hingga lomba pacuan gerobak sapi yang akrab dikenal dnegan sebutan lomba “karoba saping” mampu mengundnag minat warga dan wsiatawan berkunjung ke kabipaten pasangkayu.

 Festival wisata pantai yang dibuka langsung bupati pasangkayu agus ambo djiwa itu disamput antusias masyarakat dan wsiatawan. Meski cuaca panas sejak pagi hngga siang hari, namun mereka rela datang memenuhi area pacuan gerobak sapi di sepanjang bibir pantai koa-koa agar mereka bisa menyaksikan beeragam rangkaian lomba atau festival dalam rangka memeriahkan festival wsiata pantai pasnagkayu tahun ini.

Lomba “Karoba Saping” Jadi Ikon Wisata Pantai di Pasangkayu

 

Antusias warga menyaksikan lomba “karoba saping” ini mebuat panitia pelaksana kerepotan menertibkan warga yang antusians hingag merangseak masuk ke arena lomba. Meski panitia sudha measmag garis batas penonton dnegan arena pacuan, namun warga yang larut dalam suasana kegembirana tak mterasa masuk dna meninjak garis batas arena lomba pacuan gerobak sapi ini.

Uniknya, pacuan gerobak sapi ini digelar di pantai dengan hamparan  pasir putihnya yang luas dan indah. Jika pacuan gerobak sapi di berbagai daerah biasanya dilaksanakan di sawah, atau lapangan terbuka, lomba “karoba saping” di pasnagkayu justru dieglar di sepanjang pantai, hingga menjadi tontonan dna hiburan para wsiatawna yang memamh sengaja datang untuk menikmati suasana keindahan pantai koa-koa denagn pasir putihnya.

Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa mengatakan, kegiatan pestival pantai ini dilaksanakan untuk mempromosikan objek wisata pantai di pasangkayu kepada para wisatawans lokal dan mancanegara. Agus berharap ke depan tingkat kunjungan wsiatawan ke pasangkayu untuk menikmati liburan dengan aman dna nyaman akan semakin meningkat tajam.

“Festival wisata pantai ini sudha menjadi agenda tahunan dalam mendorong peningkatan kunjungan wsiata ke Pasnagkayu sebagai salah satu kabupaten destinasi wsiata di Sulawesi barat,”jelas Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa

Pacuan geroba sapi ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan dipantai pasangkayu. Festival karoba saping ini tak kalah seru pada  tahun kemarin, karena tahun ini, selain lomba gerobak sapi juga digelar beragam lomba lainnya seperti lomba kuliner, hingga lomba karnaval gerobak hias di pantai hingga menari minat wsiatawan.  (BN-04)


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *