Kebun 5 Hektar Dilalap Api, Jaringan Pipa Irigasi dan Tanaman Tahunan Mati

Bencana Alam Cuaca Kebakaran Lingkungan Majene Nasional News
Bagikan

MAJENE,LINI1.COM – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Majene, Sulawesi Barat, Kamis (27/9/2018). Kali ini  lahan perkebunan warga seluas lima hektar berisi tanaman rambutan, mangga, kelapa dan tanaman tahunan lainnya mati. Akibat kebakaran lahan ini menyebabkan sejumlah rumah kebun miik warga hancur, sementara jaringan irigasi yang melintasi kawasan ini rusak dan terputus karena terbakar

Kebakran lahan di wilayah Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae Timur, Majene ini mengjutkan warga setempat. Warga yang berada di dekat lokasi kebakaran yang turun tangan memadamkan api yang merembek dengan cepat, hanya bisa memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Belum diketahui dari mana sumber api yag tiba-tiba melahan tanaman perkebunan warga yag sebagian sduah mati karena kekeringan sejak tiga bulan terakhir.

Cuaca panas disertai hembusan angin kencang  membuat api cepat menjalar. Dalam waktu dua jam lahan seluas lima hektar ini ludes dilahap api.

Warga yang  tiba dilokasi berupaya memadamkan titik api  dengan
peralatan seadanya  menggunakan ranting pohon agar api tidak tambah meluas atay menjangkau fasilitas pubik seperti jaringan listrik dan pemukiman penduduk.

Selain karena kesulitan air, lokasi kebakaran yang berada di
perbukitan terjal menyulitkan bagi warga untuk memadamkan api.

Menurut  warga setempat, safiuddin awal mula kebakaran dari arah barat, saat tiba dilokasi api sudah membesar, hanya dalam waktu dua jam, lahan seluas lima  hektar habis terbakar.

“Apinya terlanjur sudah membesar. Ada sejumlah rumah kebun dan tanam seperti rambutan, mangga, kelapa pisnag dll yang terbakar termasuk jaringan irigasi pipa rusak,”jelas Sifiuddin, Warga Pemilik Lahan.

Belum diketahui penyebab kebakaran, namun akibat kebaran lahan ini para petani mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Selain menyebakan tanaman tahunan seperti rambutan, mangga, kelpa mati, juga jaringan irigasi yang melintsi kawasan ini rusak dna terbakar. (MPOL-09).

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1

 


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *