Kapolda Sulbar Kerahkan Brimob Bawa Jerigen Padamkan Kebakaran Hutan

Bencana Alam Hukum & Kriminal Kebakaran Hutan Lingkungan Mamuju Nasional News Swaka Margasatwa
Bagikan

MAMUJU,LINI1.COM – Kapolda Sulawesi Barat, Brigjen Polisi Baharuddin Djafar, mengerahkan Pasukan Brimob Polda Sulbar untuk membawa ratusan jerigen ke lokasi kebakaran hutan di Desa Tadui, Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat Dinihari (17/8/2018).

Puluhan Personel Brimob bersama petugas Polres Mamuju yang diterjunkan ke lokasi kebakaran terpaksa harus memanggul/memikul jeigen berkafasitas 20 liter air melintasi hutan dan pegunungan sepanjang 1 kilometer lebih.

 

Tinggi dan curamnya lokasi kebakaran yag bermula di Desa Tadui, Mamuju, Sulawesi Barat membuat petugas pemadam kebakaran kewalahan untuk menjinakkan titik api yang terus bertambah dan meluas.

 

Petugas terpaksa berjibaku memadamkan api dengam alat seadanya. Kapolda Sulawesi Barat Brigjen Pol Baharuddin Djafar yang mendapatkan laporan adanya kebakaran hutan di mamuju langsung terjun memadamkan api di lokasi kebakaran.

 

Untuk menghalau penyebaran titik api agar tidak semakin meluas, Kapolda Sulbar mengerahkan pasukan brimob dan petugas polres mamuju untuk memanggul jerigen berisi 20 liter air dari sungai berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi kebakaran.

 

Kapolda Sulbar bersama Aparat Briomob dibantu Aparat Tni dan Basarnas tampak berusaha memadamkan api dengan cara menyiranm pokok pohon yang menyimpan bara api mengelilingi kawasna hutan yang terbakar, agar tidak sampai merembek atau memicu kebakaran di sekitarnya.

 

Dengan pemadaman menggunakan sistem obat nyamuk, yang menghalau api dengan cara mengelilingi pusat kebakaran atau titik api untuk memutus mata rantai penyebaran api, petugas berhasil menghalau penyebaran api hingga tidak meluas dan tidak terkendali.

 

Kepolisian bersama aparat tni, pemadam kebakaran dan basarnas yang berjibaku memadamkan kebakaran sejak sore berhasil menjinakkan api setelah lebih dari 10 jam menghanguskan kawasan hutan di mamuju.

 

Akses lokasi kebakaran yang sangat jauh dari jalan raya mengakibatkan mobil petugas pemadam kebakran tidak bisa menjangkau lokasi kebaran.

 

“Saya sudah perintahkan brimob untuk memikul jerigen ke lokasi kebakaran. Semua pohon atau pokok kayu yang terbakar dan menyimpan bara api harus dipastikan padan agar tidak memicu kebakaran kebali di sekitarnya,”jelas Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar.

 

Hinggi jumat dinihari tadi sumber api yang sempat menyebar luas hingga mebakar belasna hektar hutan berhasil dipadamkan petugas bersama warga setempat.

 

Kapolda menghimbau kapada suluruh masyarakat di sulbar bagi masyarakat yang ingin membuka lahan untuk tidak melakukan pembakaran lahan apalagi saat ini musim kemarau. (KMJ1))

 

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *