Jasad Siswa SMP Ditemukan Terbenam Dilumpur Cekdam, Keluarga Histeris Hingga Pingsan

Bantuan Kriminal Mamasa Nasional News
Bagikan
  • 1
    Share

MAMASA,LINI1.COM  Setelah melakukan pencarian selama dua hari semalam, jazad siswa smp yang tenggelam di Cekdam Sarandi, Desa Balabatu, Kecamatan Tanduk Kalua, Mamasa Sulawesi Barat akhirnya ditemukan oleh aparat kepolisian terbenam di dasar lumpur cekdam, Selasa Petang (9/10/2018). Korban yang ditekahui tenggelam saat mandi bersama sejumlah rekanya usai pulang sekolah senin siang lalu, ditemukan belasan anggota polisi yang menyelam menggunakan perahu karet dan sampan ke dasarcekdam.

Saat jasad korban riel diangkat dari dalam air, keluarga dan kerabat korban yang melakukan pencarian sejak sehari sebelumnya langsung histeris saat menyksikan petugas mengevakuasi dari dalam cekdam ke daratan.

Korban ditemukan petugas kepolisian polres mamasa yang menyelam di Dasarcekdam. Jasadkorban ditemukan terbenam di dalam lumpur di kedalaman sekitar 7 meter, korban kemudian digotong oleh warga dan aparat kepolisian ke rumah duka yang berjarak sekitar 300 meter dari tempat kejadian.

Saat proses evakuasi jasad korban, ratusan sanak keluarga dna tetangga korban tampak histeris saat menyaksikan jasadreil dievakuasi warga hanya dibalut dengan selembar kain sarung. Sejumlah keluarga tampak tak kuasa menahan tangis haru menyksikan sosok janazah korba sudah terbujur kaku.

Keluarga korban yang juga adalah kepala desa balalbatu, Semuel mengatakan, pihak keluarga pasrah dengan kematian bocah tersebut, murni karena kecelakaan. Saat korban mandi bersama sejumlah rekannya hingga tenggelam di cekdam sarandi juga disaksikan langsung salah satu saudara korban.

“Setelah sejak kamrin dicari akhinrya berhasil ditemkan polisi yag meyelam di dasar cekdam. Sebelum kejadian korban tenggelam juga sempat disaksikan oleh saydara korban sendiri,”jelas Semuel, Kepala Desa Balabatu, Keluarga Korban.

Gbr 7 002

 

Ibu dan ayah korba yang tampak tak kuasa meihat jasadanaknya terbjur kaku di ruang keluarga, beberapa kali histeris bahkan jatuh pingsan hingga berusaha ditenagkan sejumlah keluarga.

Meski tak ada kecurigaan kronologis kematian korban, namun tim dari kedokteran kepolisian dan dokter puskesmas mala’bo kecamatan tanduk kalua tetap melakukan visum terhadap mayat korban.

Kapolsek Mamasa, Iptu. Leo Paemba mengatakan terbatasnya sarana dna peralatan pencarian mebuat proses pencarian korban berjalan cukup lama. Petugas kepolisian yag mealukan penyelemaan di dsar cekdam hanya menggunakan perahu dan meyelam di kedalam sektar 7 meterlebih hingga brhasil menemukan jasad krban terbenam di dasar lumpur.

“Meski denagn peralatan seaanya anggota kami yang melakukan penyelaman di dasarcekdam berhasil menemukan jasad korba terbenam di dasarlumpur. Minimnya peralatan mebuat upaa pencarian berlangsung cukup lama,”jelas Iptu. Leo Paemba, Kapolsek Mamasa.

Hingga kini keluarga dan kerabat korban yang mengetahui kabar kematian korban terus berdatangan ke rumah duka. Sejumlah sanak keluarga yang bagu engetahui saat melayat tapak ikut histeris menagisi kepergian bocah Smp ini. (MMAS-05).

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan
  • 1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *