Residivis

Hendak Rampas Pistol Polisi Residivis Dilumpuhkan

Hukum & Kriminal Life Style Nasional News Polewali Mandar
Bagikan

POLEWALI MANDAR,KOMPAS.COM – Berusaha melawan dan merampas pistol polisi yang sedang mengepungnya di tempat persembuyiannya di Kecamatan Matakali Polewali Mandar Sulawesi Barat, seorang resdivis curanmor dilumpuhkan petugas 

saat berusaha kabur, Selasa Sore (31/72018). Arman (23 tahun) diidentifikasi polisi melakukan aksi pencurian motor di 15 lokasi berbeda di Polewali Mandar.

 

Arman (23 tahun), seorang residivis curanmor asal Kecamatan Matakali, Polewali Mandar ini dipapah petugas ke ruang pemeriksaan, setelah ia sempat dilumpuhkan polisi degan timah panas pada kedua kakinya.

 

Tersangka yang merupakan resedivis kambuhan ini terpaksa di dilumpuhkan petugas lantaran berusaha merampas pistol seorang petugas yang mnegepunya di lokaiso persmebunyiannya di kecamatan binuang polewlai mandar, selasa s0re kemarin. Arman yang terdesak saat berusaha kabur mencoba melawan petugas dengan cara mermapas pistol anggota yang mengepungnya, beruntung polis yang sigap segera melumpuhkan pelaku hinga tak bisa berkutik.

 

Arman, reseduvis curanmor  ini telah lama menjadi target incaran oleh satuan reskrim polres polewali mandar, menyusul banyaknya laporan korban yangg kehilangan motor di jalan mapu di rumah mereka, sejak hampir sebulan terakhir.

 

Dari pengakuan tersangka sendiri aksi pencurian kendaraan motor telah dilakukan di 15 lokasi berbeda. Berbeda dengan pelaku curanmor lainnya, arman yang mahir soal mesin motor ini setiap menjalankan aksinya, ia tidak mengunakan kunci leter t melainkan merusak motor dan menyambungkan kabel secara langsung, kemudian curiannya dibawa kabur.

 

Tersangka juga diketahui  mencuri motor memanfaatkan kelalain pengendara bermotor yang memarkirkan motornya tampa mencabut kunci kontak.

 

“Motornya saya rusak dam sambungkan kabel kontaknya agar mesinnya bisa menyala dna saya bawa kabur,”jelas Arman, pelaku curanmor

 

Aksi tersangka ini sendiri telah meresahkan warga Polewali Mandar dalam beberapa bulan terakhir.

 

Arman menuturkan di depan penyidik,  setiap kali ia menjual hasil curian motor tersebut uangnya digunakan untuk berfoya foya bersama rekan rekanya.

 

Menurut Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar, Akp Niki Ramdhany, tersangka dalam setiap melakukan aksinya hanya seorang diri dan menyasar motor milik warga yang diparkir di luar rumah.

 

“Yang bersangkutan sudah sebulan lebih jadi target polis berdasarkan laporan banyak korban. Ia terpaksa dilumpuhkan karena berusaha mermapas pistol polis saat ini dikewpung petugas di tempat persembunyianya,”jelas Akp Niki Ramdhany, Kasat Reskrim Polres Polewali

 

Untuk mempertanggun jawabkan perbuatanya, tersnagka yang sudha malang melintang masuk tahanan ini dijerat pasal 363 dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (re)


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *