Harga Elpiji Tak Kunjung Turun Rp 30 Ribu, Polisi Turun Tangan Sidak Pangkalan dan Agen Elpiji

Ekonomi Eksekutif Elpiji Hukum Mamasa Nasional News Polewali Mandar
Bagikan
  • 2
    Shares

MAMASA,LINI1.COM Kisruh soal kenaikan harga elpiji 3 kilogram yag tak kunjung turun dari Rp 30 ribu pertabung, yang memicu aksi protes warga ke Pertamina Dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mamasa, Sulawesi Barat, sejak sepekan terakhir, memaksa petugas kepolisian setempat turun tangan melacak distribusi elpiji subsidi tersebut. Satuan reskrim polres mamasa, melakukan sidak mendadak ke sejumlah agen, pangkalan hingga pengecer yang diduga mempermainkan harga elpiji hingga menimbulkan keresahan masyarakat.

 

Jajaran reskirim Polres Mamasa, Dinas Perindag Kabupaten Mamasa, medatangi sejumlah agen, pangkalan dan pengecer yang berada di sekitar kecamatan mamasa, untuk memastikan harga tabung elpii subsidi 3 kg yang dijual di setiap pangkalan sesuai harga het yang telah ditetapkan pemerintah setempat.

 

Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto yang memimpin langsung operasi mengatakan, sidak elpiji dilakukan petugas menyusul banyaknya aksi protes dan keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan mahalnya harga tabung elpiji 3kg di kabupaten mamasa, sejak beberapa hari terkahir.

 

Berdasarkan hasil temuan di lapangan harga tabung gas 3kg, pangkalan kembali menjual tabung elpiji 3 kilogram dnegan harga normal yakni seharga Rp. 18.500, namun sejumlah kios atau toko yang bukan pangkalan, ditemukan masih menjual tabung gas elpiji Rp 3 kg,  melampaui harga normal  hingga Rp 30 ribu yang sudah ditetapkan oleh pemerintah  daerah.

 

“Rzia dilakuan polis menysul banyaknya aksi protes warga lantaran harga elpiji terutama di pengecertetap mencapai Rp 30 ribu yang jauh dari harga normal,”jelas  Iptu Dedi Yulianto, Kasat Reskrim Polres Mamasa.

 

Atas temuan tersebut, sejumlah pangkalan diberi teguran, agar tidak lagi menjual tabung gas elpiji 3kg, kepada sejumlah tokoh atau kios-kios kecil langgananya, karna mereka dinilai menjual di atas harga normal kepada masyarakat.

 

Direktur Agen Pt.Naufal Tuyo Jaya, segabai agen resmi di wilayah Kabupaten Mamasa, Wardi mengugkapkan, sejumlah pemilik pangkalan dihimbau agar menjual tabung sesuai dengan aturan yang ada dan bila mana teguran tidak diindahkan, maka izin pangkalan tersebut terancam akan dicabut dan tidak boleh lagi menjual elpiji.

 

“Pmilik pangkalan sudah kita himbau untuk tidak menjual di atas harga het. Pangkalan yang melanggar konsekwensinya bisa dicabu izinnya,”jelas Wardi, Direktur Agen Pt.Naufal Tuyo Jaya

 

Harga eceran tertinggi tabung elpiji 3 kg di Mamasa sebesar Rp.18.500,  hal tersebut diatur dalam surat keputusan bupati mamasa No.540/ktps-/1/2016.  (MMS-03).

 

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan
  • 2
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *