Emak-emak Pasangkayu Kompak Dirikan Warung Gratis Sejuta Ummat untuk Korban Gempa dan Tsunami

Bantuan Bencana Alam Gempa Nasional News
Bagikan
  • 1
    Share

PASANGKAYU,LINI1.COM –  Turut prihatin atas bencana gempa dan tsunami yang memporak-porandakan Donggala dan Palu Sulawesi Tengah, Jumat Petang lalu, puluhan ibu-ibu di Pasangkayu, Sulawesi Barat terpanggil untuk mendirikan warung sejuta ummat yang menyediakan akanan dan minuman gratis bagi para korban dan relawan pasca bencana. Para relawan dan pengungsi yang kesulitan makanan dan air minum pasca bencana tsunami, yang melintas di jalur Trans Uslawesi pun merasa bangga dan berterima kasih atas kepedulian emak-emak dan semua pihak atas musibah yang menimpa mereka.

Aksi kepedulian dan kesetiakawanan sosial ditunjukkan puluhan ibu-ibu di kota Pasangkayu, Sulawesi Barat terhadap para korban bencana gempa dan tsunami palu yang kehilangan harta benda dan sanak keluarga.

Mereka mendirikan warung gratis bagi siapa saja pengungsi, relawan atau orang asing yang datang ke donggala dan palu untuk mengulurkan bantuan tenaga maupun logistik untuk meringankan para korban bencana gempa dan tsunami di Sigi, Donggala dan Palu Sulawesi Tengah.

Hamida, salah satu ibu rumah tangga yang sudah empat hari sibuk menyiapkan makana dna minuman gratis ini mengau terpanggil dna turut prihatin dengan musibah yag diderita para korban bencana gempa dna tsunami palu dna donggala. Hamida lalu mengajak ibu-ibu lainnya untuk ikut berpartisipasi bersama-sama menyediakan makanan dan minuman untuk para korban dna relawan, yang belakangan populer disebut dengan warung sejuta ummat.

“Ini bentuk kpedulian ibu-iu yan ikut prihatin tas musibah gempa dna tsunami.Kita kasihan banyak korban kelaparan karena tidak makan,”jelas Hamdiayang meyediakan makanan gratis untuk pengungsi, relawan dna korban bencana gempa Palu dan Donggala.

ka menyediakan makanan gratis secarasuka bagi para pengungsi gempa palu. Makanan gratis ini diberikan sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian emak-emak terhadap para korban gempa yang sedang dirundung duka bencana.

Setiap hari mereka sibuk di dapur untuk menyediakan makanan gratis bagi para pengungsi,  relawan dan siapa saja yang  sedang menempuh perjalanan panjang dari kota palu melintasi kota pasnagkayu ke berbagai daerah tujuan seperi mamuju, makassar sulawesi selatan atau di luar wilayah pulau sulawesi seperti ambon,, ternate dan daerah lainnya.

Berbagai makanan dan minuman gratis ini di sajikan di depan rumah warga yang sekaligus dijadikan sebagai rest area bagai saiapa saja yang kelaparan dan haus menempuh perjalana dari donggala atau palu.

Para warga dan relawan yang harus bolak balik dari Dongggala dan Palu ke kota Pasnag kayu untuk mencari kebutuhan logistik memanfaatkan warung sejuta umat ini untuk singgah berisitirahat sejenak.

Sejumlah pengungsi dan relawan yang kesulitan makanan dna minuman pasca gempa sangat menyambut baik uluran tangan emak-emak yang tulus ikhlas mebantu para korban bencana.

Umumnya warga yang singgah di tempat ini adalah pengungsi dan relawan yang telah menempuh perjalanan jauh dari dan keluar dari kota Palu. Mereka mencicpi makanan dna minuman atau sekedar minum kopi sebelum melanjutkan perjalanan mereka ke berbagai daerah tujuan.

Menurut warga makanan gratis tersebut merupakan inisiatif dari Warga Pasangkayu yang prihatin dengan kondisi para pengungsi yang menjadi korban gempa. (Pasang-21).

 

Emak-emak Pasangkayu Kompak Dirikan Warung Gratis Sejuta Ummat untuk Korban Gempa dan Tsunami

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan
  • 1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *