Cuaca Buruk, Petani Rumput Laut Rugi Jutaan Rupiah

Lingkungan Nasional Polewali Mandar
Bagikan

POLEWALI MANDAR,LINI1.COM – Cuaca buruk yang melanda perairan Polewali Mandar Sulawesi Barat, sejak tiga pekan terakhir tidak hanya memaksa para nelayan untuk menghentikan aktifitas mereka lantaran cauaca yang tidak bersahabat, namun juga para petani

rumput merugi hingga jutaan rupiah. Hasil tanaman rumput laut mereka tidak bisa berkembang akibat di terjang ombak besar dan banyaknya sampah-sampah kiriman yang merusak tanaman rumput laut mereka. 

Cuaca buruk disertai gelombang tinggi yang melanda wilayah perairan Polewali  Mandar juga berdampak buruk terhadap hasil budidaya rumput laut. Petani rumput laut di kawasan Pantai Kalawa, Kelurahan Lantora Polewali Mandar misalnya mengeluh karena tanaman rumput laut mereka rusak diterjang gelombang.

Ombak besar yang menghantam tanaman rumput laut rusak dan sulit untuk berkembang. Petani terpaksa memanen tanamannya lebih awal meskipun waktu masa panen belum tiba. Alasannya jika tidak dipanen lewbih cepat tanaman rumput laut mereka bisa habis atau rusak karena diterjang gelombang dan tertimbun sampah bawaan yang terbawa gelombang.

 

Sulemana, petani rumput laut di Pantai Kalawa mengaku terpaksa memanen tanaman rumput lautnya lebih cepat karena takut rusak diterjang gelombang. Selain itu banyaknya smapajh kirimna yang terbawa arus gelombang juga merusak tanaman rumput laut mereka.

 

Pendapatan Sulemena yang biasanya panen rumput laut hingga Rp 3-4 juta persekali panen kini haya sekitar Rp 2 juta saja bahkan kurang. Kualitas produksi rumput yang tidak memenuhi standar menjadi alasan pedanang tiodak bisa mebeli dengan harga pantastis.

 

“Daripada rusak semua atau hanyut terbawa gelombang lebih baik dipanen cepat,”tutur Sulemana, salah satu petani rumput laut di pantai Kalawa Polewali Mandar, Jumat (3/8/2018) lalu.

Hasil panen yang tidak maksimal membuat produksi rumput laut mereka merugi jutaan rupiah. Selain itu petani semakin merugi lantaran harga rumput laut di pasaran saat ini hanya berkisar tujuh belas ribu per kilogram (rp 17 ribu) perkilogramnya.

 

Para pedagang perantara tempat petani menjual hasil panen rumnput laut mereka mengkelaim, anjloknya harga rumput laut saat ini dipengaruhi oleh hasil panen rumput laut petani yang kurang maksimal.  (KT)


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *