Sampah

Cemari Sungai TPS Matra Ditolak Warga

Kesehatan Pasangkayu
Bagikan

PASANGKAYU,KOMPAS.COM – Tempat pembuangan akhir sampah (tps) yang menampung ribuan ton sampah, milik dinas kebersihan pemda mamuju utara di dusun petunggu, desa gunung sari, kecamatan pasangkayu, kabupaten mamuju utara, sulawesi barat dikeluhkan warga lantaran limbah bau busuk dan tidak steril tersebut diduga mencemari sungai yang menjadi sumber penghidupan warga sekitar. Tpa  ini juga beropereasi tanpa amdal dan izin lingkungan.

Tpa petunggu yang beroperasi selama bertahun – tahun ini selain tak mengantongi izin lingkungan, tpa ini juga diduga telah mencemari lingkungan termasuk sungai petunggu yang sehari – harinya menjadi sumber kehidupan bagi warga sekitar.

Seperti pantauan kami rabu lalu, tampak ribun ton sampah masyarakat yang dibuang di tempat ini setiap hari menumpuk hingga berserekan masuk ke dalam sungai, jalan raya dan lingkungan sekitarnya.

Pihak dinas lingkungan hidup mamuju utara yang ditemui di kantornya berdalih, kurangnya anggaran menjadi salah satu faktor mengapa izin lingkungan tpa milik pemda tersebut hingga kini belum diurus.

Namun pihak dinas lingkungan hidup membantah tumpukan ribuan kubik sampah masyarakat setiap harinya berserakan hingga mencemari sungai petunggu di sekitarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Jamal Said mengatakan, pengolahan tpa matra baru diserahkan ke dinas lingkungan hidup tahun ini, namun karena keterbatasan anggaran tpa tersebut sejak tahun 2014 tak mengantongi izin lingkungan.

“Saya kira kalau mencemari sungai tidak. Namun memang belum mengantongi izin karena alasan keterbatasan biaya,”jelas Jamal Said, Kepala Dinas Lingkungan Hidup

Menurut jamal setiap saat sampah di tpa petunggu selalu ditimbun untuk menghindari terjadinya pencemaran. Namun pantauan kami langsung ke lokasi tampak berbanding terbalik dengan fakta lapangan sebenarnya. Di lokasi tpa matra ini ribuan ton sampah tampak dibiarkan berserakan hingga ke sungai dan jalan raya.

Jamal menyatakan, rencananya pihak dinas lingkungan hidup, baru akan menganggarkan pengurusan izin lingkungan di tahun ini


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *