Caleg Mantan Koruptor Gugat KPUD Polman Terkait Putusan MA

Hukum KPU Legislatif Nasional News Pemilu Pileg
Bagikan
  • 1
    Share

POLEWALI MANDAR,LINI1.COM – Seorang bacaleg mantan napi koruptor di Polewali Mandar, Sulawesi Barat yang namanya sempat dicoret dalam fadtar DCS, akan menggugat komisi pemilihan umum polewali Mandar sulawesi barat untuk mendapatkan hak-hak konstitusionalnya sebagai bakal calon legislatif. Langkah ini diambil setelah mahkamah agung menolak aturan P-K-P-U nomor 7 tahun 2017.

Pasca putusan mahkamah agung yang menolak aturan P-K-P-U, nomor 7 tahun 2017 dan memperbolehkan mantan napi koruptor maju dalam pemilu 2019, seorang bakal calon anggota legislatif di kabupaten polewali mandar, sulawesi barat akan menggugat komisi pemilihan umum setempat untuk mendapatkan kembali hak politik konstitusionalnya.

 

Juliani yang ditemui wartawan di rumahnya di Kecamatan Binung Polewali Mandar mengaku legah dengan adanya putusan ma yang menganulir larangan bagi caleg mantan koruptor, narkotika, dan pelaku kejahatan seksual untuk maju sebagai caleg.

 

Jualini kini sedang mempersipakan gugatanya ke Kpu agar namanya yang sempat dinyatakan lolos dalam daftar dcs kemdian dicoret karena alasan peraturan pkpu yang telah dianulir ma. Hanya saja sebagai kader juliani mengaku masi memantapkan persiapan dan koordinasi dengan partai politik tempat dia bernaung.

 

“Hri iin kmi akan berupaya melakukan gugatan kembali atau tuntutan agar hak-hak politik konstitusional kami sebagai warga negara bisa dipenuhi,”jelas Juliani, Caleg Demokrat Yang Namanya Dicoret Dari Daftar Dcs
 
Juliani merupakan bacaleg dari partai demokrat yang terdaftar di daerah pemilihan satu yang meliputi wilayah  kecamatan binuang dan polewali. Namanya telah terdaftar dalam daftar calon smenetara, namun dicoret oleh K-P-U Polewali Mandar karena yang bersangkutan dinyatakan pernah terlibat dalam kasus penyalahgunaan dana p-p-k pada tahun 2005 lalu. (MPOL-03).

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1

 


Bagikan
  • 1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *