Cara Ekstrem ala Siswa Mamuju Hindari Jebakan Banjir Agar Bisa Sampai ke Sekolah

Bencana Alam Inspirasi Mamuju Nasional News
Bagikan
  • 1
    Share

MAMUJU,LINI1.COM – Demi menghindari banjir agar seragam sekolah mereka tak basah kuyup di tengah genangan banjir di sejumlah ruas jalan di Kota Mamuju, siswa sekolah di Mamuju, Sulawesi Barat rela menggantung di atas kendaraan truk yang melintas di tengah genangan banjir, hingga meminta tumpangan kendaraan pribadi yang lalu lalang. Meski ini berbahaya dan rawan kecelakaan, namun para siswa yang nekad ini mengaku inilah cara paling gampang menghindari banjir agar seragam mereka tak basah kuyup.

Hujan deras yang mengguyur sejak sore kemarin menyebakan sejumlah ruas jalan di Kota Mamuju Sulawesi Barat tergenang banjir. Ratusan Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri Mamuju ini misalnya terpaksa melewati genangan banjir saat pergi atau pulang sekolah cara membuka sepatu dan menggulung celana atau rok agar tak basah kuyup di tengah banjir.

Sejumlah siswa yang tak ingin repot buka pasang sepatu dan celana untuk menghindari banjir, nekad memilih jalan pintas dengan cara menggantung di kalasari truk untuk melintasi lokasi genangan banjir agar seragam mereka tak basah kuyup.

Sejumlah siswa lainnya memilih memita tumpangan kendaraan pribadi yang lalu lalang di lokasi banjir agar mereka bisa sampai ke sekolah atau pulang ke rumah mereka tanpa basah kuyup karena terendam banjir.

Sejumlah warga dan siswa yang punya motor dan nekad menerobos genangan banjir, tak sedikit diantara mereka yang terperosok ke selokan jalan hingga motornya mogok di jalan karena mesinnya kemasukan air.

SISWA BANJIR MAMUJU 001

Muhlis, salah satu warga Kota Mamuju yang hendak mengantar dan menjemput anknya ke sekolah terpaksa tidak bisa sampia ke lokasi sekolah karena takut motornya mogok di tengah banjir. Muhlis terpaska memilih menunggu anakya di seberang jalan ang tidak banjir sambil menuggu anaknya melintasi genanga banjir sambil membuka sepatu atau menggulung celana agar tidak basah di perjalanan.

“Drunasenya buruk. Kalau tidak segera diebnahi sampai kanpan pun warga kota Mamuju akan terus tergenang banjir”jelas  Muhlis, warga kota Mamuju yang tertahan banjir saat hendak menjemput anaknya di salah satu sekoah di Mamuju.

Menurut muhlis, jika pemerintah mengabaikan dan tidak Segera memperbaiki sistem drainase di Kota Mamuju, sampai kapan pun ruas-ruas jalan di kota mamuju akan terus tergenang banjir. Muhlis khawatir kondisi banjir akan makin parah menjelang puncak musim hujan pada Nopember dan Desember mendatang.

Genangan banjir tahunan di sejumlah ruas jalan di kota mamuju ini selain dasar jalan yang relatifrendah, juga karena jaringan sistem drainase saluran air alam kota yang tidak berfungsi baik. Bahkan beberapa diantranya tersumbat sampah hingga mengalami sedimentasi umpur yang menghambat alira banir terutama saat hujan deras berlangsung.

SISWA BANJIR MAMUJU 004

Kondisi genangan banjir di kota mamuju ini diperparah dengan kondisi dasar jalan yang sangat rendah membuat air dengan mudah menggenangi sejumlah ruas jalan di Kota Mamuju.

Meski genangan banjir ini sudah berlangunsg beberapa tahun terakhir di sejumlah lokasi di kota mamuju, namun hingga kini belum ada respon dari pemerintah untuk memperbaiki jalan maupun derainase untuk memperlancar pembuangan air.

Warga berharap pemerintah bisa segera membenahi kondisi jalan yang sudah lama jadi langganan genagan banjir setiap lali hujan turun. Mereka berharap sistem drainase yang buruk karen tersumbat sampah dan mengalami sedimentasi bisa segera diatasi agar warga kta mamuju tidak jadi langganan banjir setiap hari.  (MMJU-02).

 

Cara Ekstrem ala Siswa Mamuju Hindari Jebakan Banjir Agar Bisa Sampai ke Sekolah

 

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan
  • 1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *