7 Negara Berkolaborasi Meriahkan Festival Budaya Lintas Negara

Budaya Ekonomi Life Style Polewali Mandar Wisata Edukasi
Bagikan

POLEWALI MANDAR,LINI1.COM – Festival Polewali Mandar Internasioanl Folk And Art Festival (Pifaf) 2018 Manding Sport Center Polewali Mandar Sulawesi Barat, berlangsung meriah, Rabu Sore (1/8/2018)). 7 negara termasuk Indonesia ikut memerihakan event pertunjukan seni dan budaya lintas negara tersebut. Sebelum pifaf dibuka secara resmi oleg gubernur sulbar, diawali dnegan karnaval budaya 7 negara yang dimulai dari kantor bupati berkeliling kota hingga finis di Manding Sport Center.  Ribuan warga di sepanjang rute jalan tampak antusias menyaksikan jalannya karnaval hingga usai.

 

Karnaval budaya ini diikuti 7 negara peserta Festival Polewali Mandar Internasioanl Folk And Art Festival (Pifaf) 2018) termasuk indonesia dan perwakilan Kabupaten dari Sulawesi Selatan Dan Barat, menjadi hiburan para wisatawan di sepanjang rute jalan yang dilalui peserta karnaval.

 

Ke 7 negara peserta vpifaf tersebut antara lain Latvia, Meksiko, China Taipe, Kroasia, Thailand, Dan Indonesia. Setiap negara dan daerah peserta karnaval tampak berusaha menampilkan ciri khas dan keunikan budaya negara asal mereka masing-masing.

 

Indonesia dan Polewali mandar sendiri menampilakan beragam antraksi kesenian daerah seperti kensenian Pompang, Kalindagdaq, Kuda Pattudduq, Reog Ponorogo, dan beragam kesenian khas nusantara dan lokal yang tumbuh dan tetap lestari di sulbar ini juga tampak menarik perhatian para wisatawan yang menyaksikan jalannya karnaval dan pembukaan festival ini.

 

Selama lima hari pelaksaan event Pifaf, berbagai kesenian tradisonal dan kontemporer dari masing-masinhg negara dan daerah peserta akan ditampilkan setipa negara secara bergantian menggelar peruntujukan seni dan buadaya mereka.

 

Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar menyatakan, akulturasi budaya dan seni dari berbagai negara peserta pifaf ini diharapkan ikut mendorong sektor parisisata dan perekonomian lokal polewali mandar dan sulawesi barat ke depan. Selain itu momentum pifaf juga menjadi ajang untuk meperkenalan kekayaan seni budaya lokal mandar dan tanah air. Sementara warga negara indonesia bisa mengenal aneka seni dan budaya asing dari negara peserta.

 

“Ajang Pifaf bukanlah momentum hura-hura tapi bagaimana biusa berkontribusi mendorong sektor seni dna budaya sebagai destinasi wsiata Polman. Event ini juga saya kira cukup berkontribusi mendorong sektor perekonomian masyarakat karena juga digelar pameran pembangunan dan pasar murah,”jelas Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar

 

Andi Ibrahim Masdar menyatakan ajang pifaf ini bukanlah ajang hura-hura tapi merup[akan ajang pertukaran budaya dan seni antar negara sesama peserta. Event ini juga menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan berbagai keunikan seni budaya dan produk lokal mandar ke duani internasional.

 

Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masadar menyatakan pihaknya akan terus mensupport kegiatan event budaya dan seni bertarap internasional ini agar menjadi salah satu destinasi wisata nasional unggulan sulawesi barat. Gubenrur menytatakan tahun depan ia mengagendakan seluruh kabupaten di Sulawesi Barat akan berkontribusi dalam mendorong peningkatan sektor wisata seni buadaya mandar agar menjadi salah satu kekayaan seni budaya nasional bahkan dunia.

 

“Gubernur akan terus mendorong termasuk mendorong partisipasi setiap daerah agar terus menumbuhkan seni budaya daerah masing-masing di Sulbar agar kelak menjadi kekayaan daerah bahkan menjadi kekayaan budaya nasional dan internasional lewat event ini,”jelas Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masadar

 

Pembukaan festival pifaf atau pertukaran budaya indonesia dan asing ini ditandai dengan pertunjukan tarian klosal secara bergantian dari masiong-masing negara peserta pifaf. Beragam kesenian lokal sulbar dan sulsel juga menjadi suguhan atraktif yang menarik minat para tamu dari tujuh negara tersebut.

 

Kementerian Pariwisata, Afrida Prita Sari Alias Ita mengigatkan pemerintah polman dan sulbar agar kulitas pelaksanaan event pifaf bisa memenuhi stndar agar kelak bisa masuk dalam 1000 kalender of event, termasuk ketepatan tanggal peksanaan yang tidak bergeser setiap tahunnya.

 

“Untuk bisa masuk dalam 100 Kalender of Event tentu ada syarat-syaratnya, termasuk tanggal dan bulan pelaksanaannya,”jelas Afrida Prita Sari Alias Ita, Kementerian Pariwisata

 

Selama pelaksanaan Pifaf juga akan digelar berbagai kegaiatan dalam mendorong tumbuhnya industri pariwsiata sulbar dan polewali mandar seperti workshop musik dan tari tradisional mandar. Diskusi seni budaya. Selain itu sejumlah rangkain kegiatan diskusi dan kajian seni budaya antar bangsa, bazar dan kuliner tradisional mandar, polewali mandar expo 2018 yang akan menjadi ajang hiburan para wisatawan yang berkunjung ke Polewali Mandar.

 

Kehadiran tamu mancanegara tersebut juga merupakan bentuk pertukaran dan pembelajaran seni pertunjukkan antar sesama negara peserta. Sehingga ajng tahunan ini diharapkan bisa semakin menggaungkan seni dna keunikan budaya polman ke dunia. Ajang pifaf juga merupakan ruang interaksi dan komunikasi antara sesama budayawan dan seniman tradisi polewali mandar dengan seniman tradisi bangsa bangsa lain.

 

Pemerintah Polewali Mandar Dan Sulawesi Barat berharap momentum pertukaran seni budaya internasional ini bisa memberi dampak besar terhadap industri pariwisata lokal sulbar dna polewlai mandar dalam mendorong pendapatan masyarakat, sehingga polman kelak bisa menjadi salah satu daerah tujuan wisata dunia. (RN)

Saksikan Video Lanjutannya di Cannel Youtube Kami : Lininews1

 

 

PIFAF 018


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *