5 Pengungsi Gempa Tewas Setelah Truk yang Mambawanya terjungkal Masuk Jurang

Gempa Mamasa Nasional News
Bagikan
  • 1
    Share

MAMASA,LINI1.COM – Sebuah truk yang mengangkut puluhan pengungsi gempa Mamasa terjungkal ke dalam jurang sedalam 10 meter lebih, Selasa (13/11/2018). Kecelakaan tunggal di Dusun Bussu, Desa Mesakada, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat ini menyebakan 5 warga tews, dan sejumlah lansia dan anak-anak kritis karena mengalami luka-luka akibat benturan keras.

Kecelkaa naas yang menimpa keluarga pengungsi ini bermula ketika para pengungsi yang sudha lebih dari sepekan beradadi posko pengungsian di kecamatan Sumarorong Mamasa ini berangkat dari posko pengungsian di lapangan sepak bola kecamatan Sumarorong menuju Mamasa.

Mereka hendak pulang ke rumahnya masing – masing setelah semalam mereka terendam banjir di lapangan pengungsian saat mereka tengh tertidur lelap. Sejumah pengungsi yang stres ini memilih kembali ke rumahnya dan berharap gempa tidak lagi erjadi agar mereka bisa hidup lebih tenang dna berkonsentrasi mencari nafkah di tempat kerja mereka.

Namun saat truk yang membawanya melintas di Dusun Bussu, mobil tiba-tiba oleng hingga terguling dan masuk kedalam jurang sedalam 10 meter. Salah satu sisi ban mobil terperosok ke bibir jurang hingag truk yang mebawa puluhan anggota keluarga egungsi ini oeng hinga terjungkal masuk jurang..

Belum diketahui penyebab pasti kecelakaan ini, sebab sang supir yang mebawa rombongan pengungsi termasuk anak-anak hingga kini belum diketahui keberadaannya pasca kecelakaan.

111 001

Sejumlah saksi di sekitar tempat kejadian menyebutkan, kecelakaan ini terjadi sekitar Pukul 09.00 Wita, mobil nas in mbawa penumpag dewasa dan anak-anak dari lokasi pengugsian di kecamatan Sumarorong, Mamasa.

Warga menduga supirnya tidak berhari-hati dan terlalu menepi ke bibir jurang hingga bannya terperosok hingga truk naas ini terjungkal ke dalam jurang. Belum lagi kondisi jalur ini mengalami penyempitan dan sebagain jalannnya amblas setelah diguyur hujan deras.

“Beberapa penumpang luka-luka kecil dan dua orang tua yang belum diketahui persis keberadaannya apakah pingsan atau  meninggal dunia,”ujarnya Rudi warga setempat.

Para korba yang tak sadarkan diri setelah mengalami benturan keras berkali-kai saat truk yang tumpangin terguling beberapa kali didapati warga  tergeletak di bibir sungai dan sekitar mobil. Sementara supir dketahui hanya mengalami luka ringan.

Proses evakuasi korban sempat terkendala karena berada di dasar jurang. Warga setempat yang membantu evaluasi segera membawa seluruh korban ke Puskesmas setempat. Sejumlah korban diantaranya yang mengalami luka srius dirujuk ke RSUD POlewali mandar.

Kepala Puskesmas Sumarorong, Yustina Lolo mengatakan, korban meninggal dunia di puskesmas Mamasa ada empat orang, yakni,  Ambe Rapa’  (60) yang merupakan warga Taupe dan Ambe’ Bombong (50) yang merupakan warga Osango, seorang ibu rumah tangga, Ningsih (28) bersama bayinya, Sela. Ia diketahui sebagai warga  Desa Bombong Lambe. Satu korban lainnya adalah pasien yang dirujuk ke Polewali Mandarmeninggal beberapa saat setelah dirawat di rumah sakit Polewali mandar.

“Sekitar 15 orang masih dirawat, dan tiga orang terpaksa kami rujuk kerumah sakit Polewali karena kondisinya parah,” terangnya.

Menurut Yustina, ada empat korban lainnya yang akan dirujuk diantaranya yakni, Ambe’ Payung. (51 thn).warga Desa Taupe , Demmabisa (20) warga Desa Taupe dan dua korban lainnya yang akan dirujuk ke RSUD Polman.  

Umumnya korban menderita luka pada bagian kepala, kaki, tangan bahkan mengalami patah tulang. Sementara seluruh korban selamat kini masih dirawat di Puskesmas setempat, dan sebagian lagi dirujuk ke rumah sakit umum daerah Polewali Mandar untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.  (mmas_02).

 

5 Pengungsi Gempa Tewas Setelah Truk yang Mambawanya Terjungkal Masuk Jurang

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan
  • 1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *