2500 Gelombang Pegungsi Ditampung di Mesjid Ilaikal Masyir Majene

Bencana Alam Gempa Kesehatan Majene Nasional News
Bagikan
  • 1
    Share

MAJENE,LINI1.COM Gelombang pengungsi asal Donggala dan Palu Sulawesi Tengah pasca gempa dan tsunami, Jumat pekan lalu terus bertambah. Posko pengunsi di mesjid agung ilaikal masyir di jalur lintas barat Sulawesi mencatat hingga pagi ini jumlah pengungsi sudah lebih dari 2500 pengungsi asal palu dan donggala ditampung di mesjid ini.

Rombongan pengungsi termasuk anak-anak dan korban gempa dan tsunami yang mengalami luka-luka pasca bencana ini mendpat pemeriksaan tim kesehatan. Pemerintah kabupaten majene sendiri sudah menyipkan berbagai fasilitas berupa makanan, minuman maupun obat-obatan yang dibutuhkan pengungsi.

Seperti inilah kondisi pengungsi korban selamat dari gempa dan tsunami di Palu dan Donggala saat tiba di posko persinggahan di Masjid Agung Ilaikal Masyir, Majene, Sulawesi Barat.  Sejumlah korban yang terluka hingga patah tulang karena tertimpa reruntuhan saat bencana berlangsung mendapat perawatan tim medis dari rumah sakit umum majene.

Para  pengungsi yang datang ini merupakan korban selamat akibat gempa dan tsunami yang akan pulang ke berbagai daerah di Sulawesi Selatan, Sulbar, Ternate, Ambon dan daerah lainnya. Sebagain menumpan angkutan umum namun kebanyakan pengungsi termasuk anak-anak terpaksa mengungsi menggunakan truk.

pengungsi palu 02 001

Petugas posko persinggahan, Rifai menyebutkan, pemerintah dan relawan di Majene mendirikan beberapa posko untuk menampung para pengungsi yang kelelaha dalam perjalanan. Tim menyediakan berbagai keperluan pengungsi termasuk makanan, minuman dan obat-obatan. Hingga empat hari terakhir gelombag pengungsi yang melalui jalur ini tercatatat di posko sudah lebih dari 2500 pengungsi termasuk anak-anak.

“Seperti yang kami catat di beberapa posko pengungsi yang diediakan pemerintah dan masyarakat hingga hari terctatat sudah lebih dari 2500 pengungsi termasuk anak-anak,”jelas Rirfai,  Petugas Posko Persinggahan

Di posko persinggahan ini sejumlah bantuan berupa obat-obatan, makanan dan minuman, serta pakaian, sudah disediakan oleh Pemkab Majene, melalui Bpbd  bersama sejumlah relawan yang membantu para korban di posko persinggahan.

Mereka mendapat pelayanan kesehatan dari tim medis,
makanan dan minuman serta pakaian hasil sumbangan dari sejumlah masyarakat Majene.

Data yang diperoleh dari petugas humas pemkab Majene, hingga hari ini tercatan sebanyak 2500 orang pengungsi yang transit di beberapa posko yang disediakan pemkab majene bersama relawan lainnya. (MJNE-23).

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan
  • 1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *