Ikan Lumba-Lumba Penuh Luka Ditubunhaya Terdampar di Pantai Polewali

Bencana Alam Hukum & Kriminal Nasional News
Bagikan

POLEWALI MANDAR, LINI1.COM – Seekor ikan lumba-lumba terdampar di Pantai Sappoang, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sabtu (13/7/2019). Kondisi ikan lumba-lumba tersebut ditemukan penuh luka-luka di beberapa bagian tubuhnya. Upaya penyelamatan ikan yang dilindungi ini, telah ditangani oleh dinas kelautan dan badan konservasi sumber daya alam setempat.

Warga Kelurahan Amassangan, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat di hebohkan dengan kemuculan seekor lumba-lumba yang terdampar di Pantai Sappoang, Kecamatan Biang Polewlai Mandar.

Lumba-lumba dengan panjang sekitar 150 centi meter dan bobot 100 kilo gram ini pun menjadi tontonan warga sekitar yang berkerumun untuk melihat hewan mamalia laut ini.

Lumba-lumba ini pertama kali ditemukan oleh salah seorang nelayan sekitar bernama Jumardi, Jumardi menemukan ikan terseok-seok di bibir pantai sappoang saat ia sedang mencari ikan di laut. Jumardi kemudian melaporkan kejadian ini ke dinas terkait.

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1

Pada tubuh lumba-lumba naas ini ditemukan beberapa luka sayatan akibat terkena benda tajam yang diduga dilakukan oleh nelayan yang tidak bertanggungjawab saat menangkap ikan di lepas pantai.

Menurut warga penemuan lumba-lumba terdampar seperti ini bukan baru pertama kali terjadi. Dalam tiga tahun terakhir sedikitnya ada tiga ekor lumba-lumba serupa yang juga ditemukan warga terdampar bahkan mati di lokasi yang sama.

IKAN LUMBA-LUMBA PENUH LUKA DISEKUJUR TUBUNHAYA TERDAMPAR DI PANTAI POLEWALI 2A 001

Dinas keluatan dan perikanan bersama badan konservasi sumber daya alam kabupaten setempat lalu melakukan upaya penyelematan dengan cara membawa lumba-lumba tersebut ke tepi pantai. Selanjutnya mamalia laut tersebut diberi penanganan medis oleh tim dari kesehatan hewan dengan cara menjahit lukanya.

Dokter Hewan Dari Dinas Pertanian Dan Peternakan Polman, Dr Isnaniah Bagenda menyebutkan dari hasil pemeriksana pisik ditemukan sedikitnya ada 3 lokasi luka parah di tubuh lumpa-lumba naas tersebut. Petugas kesehatan lalu menjahitnya agar kelak bisa sembuh dna tertutup kembali. Belum diketahui penyebab ikan tersebut luka-luka namun dari pengamatan pisik ikan tersebut terkena benda tajam.

“Sudah ditangani tim medis, Ada tiga luka di sekujur badannya dan telah kita jahit , nantinya bisa sembuh kembali,”jelas Isnaiah Bagenda, Dokter Hewan dinas pertanian dan peternakan Polewali mandar.

 

Ikan Lumba-Lumba Penuh Luka Ditubunhaya Terdampar di Pantai Polewali

Kadis Kelutan Dan Perikanan Polman, Halim Basir mengatakan untuk sementara sesuai kesepakatan dianas kelautan dan perikanan besama BKSDA, setelah diberi penanganan medis oleh dokter hewan, ikan ini kemudian akan ditangkarkan beberapa lama sebelum kembali dilepas ke tengah habitannya.

“SAYa sudha serahkan penangana medisnya ke deokter hewan, nantinya luma-luma ini akan kita tangkarkan sebelum dilepas kembali ke habitatnya setelah dinyatakan sembuh,”jelas Halim Basir, Kadis Kelutan Dan Perikanan Polman

Kepala Seksi BKSDA Sulbar, Muhammad Hasan menyatakan karena pihak bksda tidak memiliki karantina khusus hewan, luma-lumba naas ini akan akan dirawat khusus sebelum dilepaskan ke habitatnya.

IKAN LUMBA-LUMBA PENUH LUKA DISEKUJUR TUBUNHAYA TERDAMPAR DI PANTAI POLEWALI 2A 001

“Karena kita tidak memiliki karantina khusus, luma ini akan dirawat dna dijaga sementara sampai kondisinya dinyatakan layak untuk dilepas ke habitatnya,”jelas Muhammad Hasan, Kepala Seksi BKSDA Sulbar

Usai diberi penanganan medis, lumba-lumba tresebut lalu di bawa ke tengah laut untuk selanjutnya akan diawasi oleh dinas kelautan dan balai konservasi sumber daya alam setempat. Jika kondisinya sudah mulai membaik lumba-lumba tersebut baru akan dilepas bebas ke tengah habitatnya.  (MN-09)

 

 

=====================

 


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *