Bunuh Pacarnya karena Hamil, Pelaku Tega Gantung Jenazah Korban di Hutan

Hukum Hukum & Kriminal Kriminal Mamuju Nasional News Perkosaan Sulawesi
Bagikan

MAMUJU, LINI1.COM – Menolak bertanggungjawab nenikahi pacarnya yang tengah hamil, seorang pria di Kecamatan Papalang, Mamuju, Sulawesi Barat tega menghabisi nyawa pacarnya yang tengah hamil dengan cara menghantam dan membenturkannya ke benda keras hingga korban tewas. Untuk menghilangkan jejak kejahatannya, pelaku sempat menyeret korban puluhan meter hingga tega menggantungnya di tengah hutan.

 

Tersangka Muhammad Saleh (25 tahun) yang ditangkap tak bisa berkutik hingga mengakui seluruh perbuatannya saat polisi membeberkan sejumlah fakta-fakta kronologis kejadian yang mengarah pada dirinya. Tersangka ditangkap lantaran tega melakukan pembunuhan sadis kepada pacarnya, Fitriani (18 tahun).

 

Peristiwa pembunahan ini bermula dari pertengkaran antara korban dan tersangka melalui telepon. Tersangka tidak terima atas permintaan dan deskan korban yang meminta dirinya bertanggung jawab atas kehamilan korban.  Dalam percakapan telpon antara korban dan pelaku tersebut korban mengaku jika janin yang ada dalam kandungannya adalah hasil  hubungn badan dirinya dengan pelaku.

 

Kesal lantaran diminta bertanggungjawab untuk menikahi korban untuk menutupi aib diri dan keluarganya, tersangka yang kalap mendatangi rumah korban, jumat kemarin. Tersangka diduga sudah merencanakan upaya pembunuhan terhadap korban.

 

Tiba di rumah korban, pelaku yang tengah dibawah pengaruh minuman keras, tanpa banyak tanya tersangka langsung melayangkan pukulan terhadap korban hingga mengenai bagian kepala korban. Korban pun jatuh tersungkur hingga kepalanya membentur benda keras hingga korban meninggal dunia di tempat kejadian.

 

Bunuh pacarnya karena hamil, pelaku tega seret dan gantung jenazah korban di hutan

Setelah mengetahui calon istrinya meninggal dunia, tersangka pun berupaya mencari cara untuk menghilangkan jejaknya. Tersangka menyeret jenazah korban puluhan meter ke hutan yang tak jauh dari rumah korban. Tiba di hutan tersangka kemudian menggantung jenazah korban menggunakan tali jemuran yang didapat dari halaman rumah korban.

 

Tersangka sengaja menggantung jenazah korban untuk mengalihkan perhatian atau sangkaan kepada diirinya. Ia sengaja mengantung korban agar warga atau keluarga korban percaya jika korban meningal dunia bukan karena penganiayaan tersangka, melainkan karena bunuh diri.

 

Namun polisi yang menemukan banyak kejanggalan,  jejak dan barang bukti yang mencurigakan tidak percaya begitu saja. Berkat hasil penyidikan, polisi  akhinrya berhasil mengungkap siapa dalang dibalik pembunuhan calon ibu mudah yang ditemuakn menggantung di hutan tersbeut.

 

Polisi yang bekerja cepat berdasarkan barang bukti dan sejumlah jejak serta keterangan kesanksian di lokasi, akhirnya berjasil mengungkap jika tersangka yang tak lain adalah pacar korban sendirilah yang menghabisi pacarnya. Karena tak ingin jejaknya terbongkar, pelau malah tega menyeret jenazah pacarnya yang hamil itu hingga tegah menyeret dan menggantungnya di hutan.

 

“Pelaku nekad membunuh pacarnya diduga karena menolak bertanggungjawab menikahi korban yang sedang hamil dari hasil hubungan keduanya. Apalagi pelaku tengah dibawah pengaruh miras,”jelas Akp Sukriyansah Sh

 

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa tali jemuran ukuran sekitar 4 meter yang digunakan tersangka menggantung korbannya di pohon cengke. Polisi juga mengamankan sebilah pisau yang digunakan tersangka memotong tali jemuran.

 

Atas perbuatannya polisi menjerat tersangka dengan pasal 340 kuhap pembunuhan berencana dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup.  (NM_07)


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *