2 Pelaku Perkosaan ABG Ditangkap, Korban Taruma Kurung Diri di Rumahnya

Anak dan Problematikanya Hukum Hukum & Kriminal Kriminal Nasional News Perkosaan
Bagikan

MAMUJU TENGAH, LINI1.COM – Dua pelaku pemerkosaan gadis dibawa umur di Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat berhasil di amankan petugas kepolisian setempat setelah sempat melarikan diri. Sementara korban yang memhgalami trauma pasca kejadian hinga kini maish memilih mengurung diri di rumahnya karena malu dan trauma pasca insiden perkosaan yang menimpa dirinya.

 

Petugas kepolisian sektor tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah berhasil mengamankan dua pemuda berinisial Ir (21 tahun) dan Ar (20 tahun). Kedua tersangka diduga telah  memperkosa  gadis dibawa umur berinisial Pw 16 tahun. Kedua tersangka kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan,

 

Kronologis kejadian ini bermula ketika Jumat, 21 juni 2019 lalu, sekitar pukul 18:00 wita. Korban di perkebunan kelapa sawit berjalan menuju rumahnya seorang diri. Kedua tersangka Ir dan Ar yang akan mandi di sebuah sungai, keduanya lalu melihat korban berjalan di area perkebunan sawit seorang diri. Mendapat peluang, niat jahat keduanya pun timbul. Kedua pelaku yang dirasuki nafsu itu berupaya melampiaskan nafsu bejtanya dengan cara memperkosa korban di kebun.

 

Semula kedua tersangka berupaya membujuk dan memanggil korban hingga pelaku berupaya memperkosa korban. Meski korban sempat berusaha menolak dan melawan sekuat tenaga, namun perlawana korban tak membuat kedua tersangka yang sudah kerasukan, tetap nekad memaksa korban dengan segala cara, hingga kasus perkosaan terjadi. Meski korban sempat berteriak histeris minta tolong, namun karena jarak lokasi yang jauh dari pemukiman warga, terikana korban sia-sia saja.

 

2 Pelaku Perkosaan ABG Ditangkap, Korban Taruma Kurung Diri di Rumahnya

Meski sempat berusaha melarikan diri pasca kejadian, namun petugas polsek tobadak dibantu petugas reskrim polres mamuju akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku, termasuk barang bukti pakaian yang dikenakan korban dan pelaku saat kejadian.

 

Aparat kepolisian meminta peran aktif dari pemerintah setempat terutama dinas terkait yang menanggani hak perempuan dan perlindungan anak. Kepolisian berharap ada peran aktif pemerintah dalam menangani masalah psikologis dan sikologis agar korban yang tengah mengalami defresi dan stres passca kejadian, tidak semakin larut dalam trauma pasca kejadian.

 

Kasat Reskrim, Akp Syukriansah Sh, menyebutkan kedua terssangka yang ditangkap setelah sempat berusaha melarikan diri, dikebnai pasal undnag-undnag pelrindungan anak, apalagi korbannya memnag masih dibawah umur.

 

“Penyidik kini terus melengkapi berbagai bukti-bukti dan kesaksian yang bisa menguatkan sehingga nantinya bisa divonis oleh majelis hakim dengan adil,”jelas Akp Syukriansah Sh, Kasat Reskrim Polres Mamuju.

 

Kedua tersangka yang diganjar undang-undnag perlindungan anak sesuai pasal 21, ayat satu dan ayat dua denagn ancaman hukuman minimal tiga tahun dan maksimalnya 13 tahun kurungan penjara. (MN-07)


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *