Pemilik Pabrik Sabu di Rutan Majene Divonis Penjara Seumur Hidup

Hukum Hukum & Kriminal Kriminal Majene Nasional News
Bagikan

MAJENE, LINI!.COM – Lexi lubis amin, terdakwa narkoba yang mengendalikan pabrik sabu-sabu di Majene, Sulaweis Barat divonis penjara semur hidup oleh Mejelis Hakim Pengadilan Negeri Majene, Sulawesi Barat. Kamis (20/6/2019). Terdakwa terbukti bersalah sebagai otak pengendali pabrik sabu-sabu di sebuah kompleks peruymahan di majene. Pabrik sabu yang beroperasi di pemukiman warga ini dibongkar petugas bnn pusat Senin 9 Juli 2018 Lalu.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Majene, Sulawesi Barat menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup terhadap terpidana lexi lubis amin, otak pengendali kasus produksi sabu di lokasi kompleks btn griya pesona lembang, majene, sulawesi barat

vonis seumur hidup yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Majene diketuai Medi Batara Randa, karena menilai terdakwa telah terbukti di persidangan bersalah menjadi otak produksi sabu yang dikendalikan dari lapas tangerang. Lexi diketahui menjalani penjara di rutan tangerang karena terlibat kasus serupa.

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1

Meski terjerat kasus narkoba dan mendekam di balik jeruji penjara, tidak mebuat bisnis haramnya terhenti. Belakangan diketahui pabrik sabu-sabu yang beroperasi di kompleks pemukiman wargadi majene tetap beroperasi dibawah kendali lexi., hinga kasus kepemilikan pabrik sabu yang menghebohkan publik ini terkuak bnn.

Produksi sabu dari kompleks pemukiman warga ini diduga tak hanya diedarkan terpidana lexi dna jaringan sindikatnya di wilayah hukum majene, namun juga di berbagai daerah termasuk tangerang.

 

Pemilik Pabrik Sabu di Rutan Majene Divonis Penjara Seumur Hidup

Majelis hakim mengatakan tidak ada alasan yang dapat meringakan terdakwa, karena sebelumnya sudah menjadi terpidana dalam kasus narkoba dan sedang menjalani proses hukuman di lapas tangerang.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim, berbeda dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Majene yang menuntut terdakwa dengan hukuman mati.

Atas putusan penjara seumur hidup yang dijatuhkan majelis hakim, terdakwa lexi melalui kuasa hukumnya Ikhsan menyatakan fikir-fikir untuk melakukan banding.

“Kita pikir-pikir dulu,”ujar Ikhsan, kuasa hukukm terdakwa saat mendampigki klinenya meninggalkan runagan sidang PN Majene.

Kasus kepemilikan pabrik sabu di komplkes pemukiman warga Majene ini sendiri terungkap setelah petugas bnn pusat berhasil membongkar kasus produksi sabu di Kompleks Btn Griya Pesona Lembang/ Majene. Kasus ini melibatkan 3 orang pelaku lain yakni Sayyed Wahyullah, Jufri Dan Hasri.

Ketiganya saat ini sedangan menjalani proses hukuman di Rutan Klas Iib Majene. Kepada petugas ketiga pelaku mengaku memproduksi sabu-sabu dibawah kendali atau atas perintah dari lexi.  (MN-07)


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *