Cabuli Siswanya di Sekolah Oknum Guru Agama Ditangkap Polisi

Anak dan Problematikanya Hukum & Kriminal Kriminal Nasional News Sulawesi
Bagikan

MAJENE, LINI1.COM Seorang oknum guru agama di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terpaksa berurusan dengan polisi lantaran diduga melakukan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 8 tahun. Kepada polisi, tersangka mengaku telah melakukan pelecehan seksual di ruang kelas pada saat jam pelajaran berlangsung.

HN (59 tahun) seorang oknum guru di Majene, Sulawesi Barat ini seharusnya menjadi panutan bagi anak didiknya. Namun ia malah ditangkap petugas Polres Majene Sulawesi Barat, karena diduga telah melakukan tindakan tidak senonoh terhadap salah seorang muridnya sendiri yang masih berusia 8 tahun. Mirisnya, perbuatan asusila tersnagka dilakukan berkali-kali di sekolah saat siswa lain tengah belajar di kelas.

Oknum guru agama HN pada salah satu sekolah dasar ini hanya bisa terus menunduk malu ketika giring petugas ke sel tahanan Mapolres Majene, Selasa (18/6/2019).

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1

Tersangka diduga telah melakukan pencabulan sebanyak tiga kali di dalam ruang kelas, sejak maret 2019 lalu. Mirisnya tindakan asusila terhadap anak di bawah umur tersebut justru dilakukan tersangka saat jam pelajaran berlangsung.

Modusnya, tersangka memanggil korban ke ruangannya saat kegiatan belajar sedang berlangsungh. Hn kemudian membujuk dan meminta korban duduk disampingnya agar tersangka leluasa melakukan aksinya.

Meski korban kesakitan, namun tersangka mebujuk korban jika apa yang ia lakukan itu kepada siswnaya itu dimaksudkan agar korban bisa segera tumbuh besar menjadi anak dewasa.

 

Cabuli Siswanya di Sekolah Oknum Guru Agama Ditangkap Polisi

Perbuatan tersangka hn akhirnya terbongkar, pada akhir april lalu. Mulanya korban yang tak tahan mengeluh sakit mendapat perlakua tak senonoh dari gurunya itu memilih menceritakan apa yang diala, setelah korban berinisial zn menceritakan perlakuan tersangka.

Keluarga korban yang tak terima tindakan senonoh snag guru pun melaporkan kasus inI ke polisi. Belakangan tersangka yang ditangkap polisi mengakui perbuatannya.

Wakapolres Majene, Kompol Jamaluddin dalam sebuah konprensi pers di kantor polres majene pagi tadi menjelaskan, tersnagka termasuk barang bukti saat kejadian di sekolah berlangsung telah disita dan diamankan sebagai barang bukti. Tersangka diduga melakukan tindak pidana asusila terhadap bocah di bawah umur yang tak lain adalah siswanya itu sendiri berlangsung berkali-kali hingga kasus in kahirnya terkuak

“Tersangka membujuk korban jika apa yang ia lakukan itu kelak bisa mebuat korban cepat tumbuh besar dan dewasa,”jelas Kompol Jamaluddin, Wakapolres Majene

Tersangka yang diketahui sudah berkeluarga ini ditangkap polisi di rumahnya di Dusun Batu, Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, setelah orang tua korban melaporkan ke Polres Majene.

Akibat perbuatannya tersangka hn dikenakan pasal 82 undang-undang nomer 35 tahun 2014 tentang perlingdungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. (BN-09)


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *