Rekapitulasi Ricuh, Sejumlah Saksi Caleg Ngamuk di Gudang KPU Karena Suaranya Hilang

Demokrasi Mamuju Nasional News Pemilu
Bagikan

MAMUJU, LINI1.COM – Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kecamatan Mamuju atau PPP berlangsung ricuh, Minggu petang (21/4/2019) kemarin. Kericuhan dipicu akibat sejumlah parpol tidak terima hasil prolehan suara pada C1 yang dianggap banyak kejanaggalan. Mereka menduga telah terjadi manipulasi data perolehan suara yang berbeda di tingkat PPS. Para saksi pun memilih walk out dan meminta proses rekafitulasi suara ditunda

Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kecamatan Mamuju yang berlangsung di gudang logistik kpu mamuju, berlangsung ricuh. Sejumlah saksi parpol tidak terima data-data yang ditampilkan  PPK Kecamatan mamuju, karena dianggap telah terjadi perubahan atau manipulsi data yang tidak sesuai dengan data perolehan saura di tingkat pps.

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1

Sejumlah saksi parpol bahkan memberikan contoh, pada  TPS 3 kelurahan mamunyu, kecamatan mamuju, kabupaten mamuju, ditemukan ada suara parpol dan calon anggota DPRD yang bertambah dan ada yang dikurangi . Data tersebut dinilai berbeda di tingkat PPS yang sudah dicatat para saksi sebelumnya.

Bahkan pihak saksi parpol menemukan ada suara calon yang bertambah dan dikurangi. Selain itu ada juga kejanggalan pada perolehan parpol  yang sebelumnya kosong pada C1, namun saat diinput tiba-tiba ada atau mnedapat suara. Hal ini dinilai para saksi parpol merugikan partai dan caleg mereka. Karenanya mereka mendesak kpu dna pemerintah agar para petugas PPK yang diduga menyalahgunakan wewenag diaudit. Alasannya indpendensi dna integritas mereka sebagai penyelenggara pemilu diragukan.

Sebelum terjadi kericuhan hingga para saksi dna petugas ppk keluar dari ruang gudang rekapitulasi, sempat terjadi aksi adu mulut antara saksi dan ppk mamuju yang diwarnai umpatan. Sejumkah saksi lainnya bahkan meilih walk out.

Kemarahan para saksi makin meuncak saat ketua ppk kecamatan mamuju, rahmat saleh, mengeluarkan statemen yang tidak bisa diterima para saksi.

Kericuhan berbuntut adu mulut antar petugas ppk dan saksi tersebut terjadi lantaran ketua ppk menyampaikan agar para saksi yang memprotes tidak lagi diberi mandat menjadi saksi dalam proses rekapitulasi perhitungan suara tersebut. Alasannya protes para saksi yang mengaku kandidatnya kehilangan suara atau dicuri dianggap ppk mengganggu proses rekapitulasi.

Rekapitulasi Ricuh, Sejumlah Saksi Caleg Ngamuk di Gudang KPU Karena Suaranya Hilang

Saksi Caleg Partai Golkar, Hartono mislanya sempat mencak-mencak memprotes data pemklihan yang dinilai telah dirubah dati tingkat kpps. Alasannya suara calegnya hilang sementara ada caleg dari partai lain jumlah suaranya malah bertambah. Tak hanya partai golaktr saksi partai nasdem, dna sejumlaj partai lainnya juga meancarkan aksi protes lantaran jumlah perolehan suranya di tingkat ppk tidak singkron dnegan data di pps sebelumnya.

“Masa ada partai yang suaranya dihilangkan sebagain, smenetara ada partai ayng tadinya tidak meperoleh suara apa pun tiba-tiba ada suaranya, ini bagaimana ceritanya, datamya beda di PPS,”jelas Hartono, Saksi Partai Golkar yang melancarkan aksi protes kepada petugas PPK.

Untuk meredam suasana keributan di depan gudang Kpu, pihak kepolisian mengamankan sejumlah saksi dan membawanya ke tempat yang lebih jauh dari gudang tempat berlangsungnya rekapitulasi.

Akibat kericuhan ini, rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kecamatan mamuju ditunda hingga besok.  (MN04)


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *