Pemuda Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Mangga, Hebohkan Warga Majene

Hukum & Kriminal Kriminal Majene Nasional News
Bagikan
  • 1
    Share

MAJENE, LINI1.COM – Seorang pemuda di kabupaten majene, sulawesi barat, ditemukan tewas gantung diri di pohon mangga setinggi 5 meter menggunakan tali plastik. Belum diketahui motif pelaku nekat bunuh diri, namun dugaan sementara pelaku yang bekerja sebagai tenaga honorer di dinas kebersihan majene ini kecewa lantaran sang pacar menolak ajakannya bertemu beberapa jam sebelum korban ditemukan meninggal.

Warga di Lingkungan Galung Selatan, Kelurahan Galung, Kecamatan Banggae Timur, Majene ini digegerkan dengan adanya seorang pemuda yang ditemukan gantung diri di atas pohon mangga setinggi lima meter dengan kondisi sudah tidak bernyawa, Sabtu siang (6/4/2019).

Jazad korban sendiri pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga yang sedang melintas di bawa pohon mangga tak jauh dari lapangan bola dan melihat korban sedang tergantung dalam kondisi sudah tidak bernyawa menggunakan tali plastik.

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1

Sebelumnya, korban yang diketahui bernama Dedi Suardi (22 tahun) menelpon pacarnya Nirwana alias Ana (19 tahun) untuk bertemu di suatu tempat pada malam sebelum kejadian. Korban diduga nekad mengakhuri hidupnya dnegan cara gantung diri di atas pohon mangga tak jauh dari rumahnya lantaran ajakannya bertemu dnegan snag pacar ditolak.

Polisi yang mendapat laporan langsung menuju ke lokasi kejadian. Untuk mengungkap penyebab pasti kemtian korban, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa jazad korban, termasuk sejumlah barang milik korban diperiksa polisi.

Menurut keterangan Abd.Salam Lurah Galung Selatan, korban merupakan warga lingkungan galung selatan yang bekerja sebagai tenaga honorer pada dinas kebersihan, korban selama ini diketahui tidak memiliki masalah dengan keluarganya.

“Korban selama in tidak punya maslah di keluarga. Orangnya memang pendiam, makanya warga kaget saat mendapat kabat dia gantung diri,”jelas Abd.Salam, Lurah Galung Selatan

 

Pemuda Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Mangga, Hebohkan Warga Majene

 

Kabid Kebersihan Blhk, Majene, Muh Hasanuddin menyebutkan, karyawan honorernya itu tak pernah ada maslaah di kantornya. Korban menang dukenal pendiam dan cenderung tertutup. Saat mendengar kabar kematian salah satu pegawainya hasanuddin mengaku kaget dan langsung mendatangi lokasi keajadian.

“Betul dia termasuk salah satu pegawai honor di kantor kami. Selama iin korban tak unya msalah di kantor, dia sudah beberapa bulan bekerja di dinas Blhk, Majene,”jelas Kabid Kebersihan Blhk, Majene, Muh Hasanuddin.

Usai pemeriksaan pisik dilokasi kejadian, polisi bersama warga setempat langsung membawa jenazah korban yang sudah kaku ke rumah sakit umum majene. Dugaan sementara korban bunuh diri lantaran sang pacar menolak ajakannya bertemu bebarap jam sebelum korban ditemukan mneingal.

Kasat Reskrim Polres Majene, Akp Pandu Arief Setiawan menjelaskan, berdarakan hasil visum yang dilakukan dokter rumah sakit majene, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Adapu darah yang keluar dari dubur korban menuurt keluarga korban seperti dikutif dari kasatreskim, korban diketahui memiliki riwayat penyakit mirif wasir. Setiap kali korban buang air besar selalu megeluarkan darah.

“Untuk smenetara korban nekad mengakhiir hidupnya karena maslaah dengan pacarnya yang baru dikenal sekitar satu bulan melalaui media sosial. Dari hasil visum tidak ditemukan adanya tanfda-tanda kekerasan,”jelas . Akp Pandu Arief Setiawan, Kasat Reskrim Polres Majene

Kasus bunuh diri diri ini sedang ditangani penyidik polres majene, sejumlah saksi-saksi termasuk pacar korban ana telah dimintai keterangan.

Usai divisum petugas rumah sakit umum majene, jazad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.  (MN-07)


Bagikan
  • 1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *