Pura-pura Sholat, Pencuri Nyamar Jadi Perempuan Pakai Mukena dan Masker, Gasak Tas Jamaah

Hukum & Kriminal Kriminal Lingkungan News Polewali Mandar
Bagikan
  • 1
    Share

POLEWALI MANDAR, LINI1.COM – Pura-pura menunaikan sholat subuh, seorang pencuri pria yang diduga menyamar jadi perempuan sambil menggunakan mukenah menggasak tas milik jamaah yang sedang menunaikan sholat subuh berjamaah di Mesjid Syuhada, Polewali Mandar, sulawesi barat, Rabu (27/3/2019) kemarin. Aksi pencurian tas milik jamaah ini terekam Closed Circuit Television (CCTV) milik mesjid Syuhada.

Pihak pengurus masjid telah melihat dan memutar ulang rekaman CCTV. Dalam rekaman CCTV berdurasi dua menit tersebut, pelaku terlihat mengenakan mukenah berwarna biru dan masker runtuk menutupi wajahnya. Pelaku diduga Ia sengaja terlambat masuk ke masjid saat menyasar barang-barang berharga milik para jamaah.

Seperti dalam rekaman CCTV Pelaku mengambil shaf wanita paling belakang. Pelaku kemudian berpura-pura ikut shalat bersama jamaah lain. Saat jamaah sedang sujud pada rakaat pertama, pelaku kemudian berdiri dan melihat situasi di kiri kanan jamaah. Beberapa saat kemudian tangan pelaku terlihat mengambil tas jamaah yang berada di depannya. Pelaku kemudian buru-buru berlari keluar dan meninggalkan masjid.

Salah seorang jamaah yang juga pengurus masjid Syuhada, Iskandar membenarkan adanya aksi pencurian tas milik salah satu jamaah. Pelakunya terekan kamera cctv. korbannya adalah jamaah yang sedang menunaikan ibadah sholat subuh.

“kalau melihat caranya berlari, kemungkinan pelaku adalah pria yang sengaja mengenakan mukenah dan masker untuk menghindari kecurigaan,” Kata Iskandar, jamaah masjid.

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1

Imam Masjid Syuhada, Fauzy Al Mahdali mengatakan, bahwa kejadian seperti ini sudah sering terjadi saat jamaah sedang shalat. Olehnya itu, pihak masjid Syuhada telah lama  menyiagakan dua orang sekuriti untuk berjaga – jaga di sekitar masjid.

“Pernah juga ada bapak-bapak yang hilang tasnya waktu shalat. Makanya kami pihak masjid menyiapkan sekuriti,”katanya.

Fauzy mengatakan, korban adalah salah seorang wanita bernama Nur Alam warga kelurahan Takatidung. Akibat kejadian ini, korban kehilangan tas berisi sejumlah uang, surat berharga dan telepon genggan dengan total kerugian jutaan rupiah.

Ia menghimbau kepada jamaah, agar tidak menaruh atau menyimpan barang berharga disamping atau belakangnya.

“Ini peringatan kepada setiap warga untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap aksi pencurian yang bisa terjadi di mana saja. Padahal setiap sebelum takbir, saya selalu ingatkan jamaah agar barangnya disimpan di depannya,”katanya.

Pasca kejadian, tas milik korban ditemukan warga di buang pelaku di sekitar masjid. Namun sejumlah uang milik korban yang berada di dalam masjid telah raib. korban Nur Alam telah melapor kasus ini ke pihak aparat kepolisian setempat. (KL-08).

 

Pura-pura Sholat, Pencuri Pria Yang Nyamar Jadi Perempuan Pakai Mukena dan Masker, Gasak Tas Jamaah Perempuan.

 

 


Bagikan
  • 1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *