Guru Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Dianiaya Orangtua Siswa di Depan Kelas

Budaya Hukum & Kriminal Kriminal Mamuju Nasional News Pendidikan
Bagikan
  • 1
    Share

MAMUJU, LINI1.COM – Seorang guru di Smp Negeri 6 Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat terpaksa dilarikan warga ke rumah sakit swasta di Mamuju, lantaran korban mengalami luka serius di bagian kepala  usai dianiaya orang tua siswa di depan kelas. Kejadian ini dipicu dugaan terjadinya penganiayaan siswa di sekolah oleh guru yang bersangkutan hingga memicu kemarahan pelaku.

Herlawan Ahlak Hansyah, seorang guru Pns yang mengajar di Smp Negeri 6 Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat ini tiba di Rumah Sakit Mitra Manakarra Mamuju, Rabu (13/3/2019) siang kemarin. Herlawan kini mendapat perawatan intensif petugas rumah sakit.

Korban mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala setelah dihantam tinju oleh amran, orang tua siswa hingga mengenai wajah hingga korban. Korban yang tak menduga insiden kekerasan di sekolah ini jatuh tersungkur dan tak sadarkan diri. 

Penganiayaan tersebut berlangsung di ruang kelas, saat siswa tengah mengikuti proses belajar. Proses belajar mengajar yang sebelumnya berjalan lancar mendadak buyar lantaran adanua insdien kekerasan ini.

Heri Ardiansyah, keluarga korban mengatakan kasus penganiayaan yang tidak diduga sebelumnya itu berlangsung di sekolah saat upaya mediasi yang dilakukan kepala sekolah. Namun belum mebuayt kesepakatan-kesepakatan bersama kedua pihak tiba-tiba insiden penganiayan tersebut terjadi.

“Awalnya kedua pihak dipertemukan di sekolah yang dimediasi kepala sekolah. Namun belum terjadi mediasi kekerasan itu trejadi hingga korban jatuh setelah dipukul pelaku,”jelas Heri Ardiansyah, keluarga korban

Kasus kekerasan antara guru dan orang tua siswa di sekolah ini diduga dipicu soal kasus penganiayan siswa yang dilakukan oleh korban di sekolah sebelumnya.

Kronologis penganiayaan guru di depan kelas yang disaksikan para siswa ini tersebut bermula saat orang tua siswa dipanggil pihak kepala sekolah untuk dimediasi dengan sang guru yang diduga menganiayan anaknya. Rencannaya kasus kekerasan siswa yang menjadi pemicu tindakan main hakim sendiri ini, semula rencannaya akan diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak.

Mediasi yang digelar rabu kemarin di sekolah tersebut didampingi langsung pihak kepala sekolah, namun secara spontan orang tua siswa tersebut langsung melayangkan pukulan tepat mengenai pipi bagian kanan guru tersebut hingga sang guru jatuh tersungkur ke belakang. Saat terjatuh bagian kepalanya sempat mengenai lantai sekolah tersebut. Sementara itu korban yang tak sadarkan diri langsung dilarikan ke rumah sakit.

Sebelum mediasi dua pihak dilakukan, oknum guru tersebut diduga telah melakukan penganiayaan terhadap seorang siswa yang kebetulan adalah anak pelaku di sekolah tersebut. Siswa kelas tujuh tersebut dihukum sang guru lantaran tidak mematuhi perintah gurunya tersebut untuk merapikan bajunya.

Keberatan dan tidak terima dengan perlakukan oknum guru tersebut, siswa yang masih duduk di kelas viii tersebut langsung melaporkan peristiwa tersebut ke orang tuanya.

Pihak keluarga korban menyatakan pihaknya akan membawa kasus penganiayaan tersebut ke ranah hukum.  Akibat penganiayaan di depan kelas ini, korban mengalami luka memar daN muntah-muntah. Saat ini korban masih dirawat di rumah sakit.  (MK-72)

 

Guru Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Dianiaya Orangtua Siswa di Depan Kelas

Gabung Bersama di Channel YouTube kami : Lininews1

 

 

 

 


Bagikan
  • 1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *