Sekolah-Sekolah di Mamasa Diberi Pendidikan Mitigasi Gempa

Bencana Alam Gempa Mamasa Nasional News Pendidikan
Bagikan
  • 29
    Shares

MAMASA,LINI1.COM – Menghadapi situasi gempa beruntun yang terus mengguncang Mamasa, Sulawesi Barat, sejak tiga pekan terakhir, sekolah-sekolah di Mamasa diberi pendidikan mitigasi gempa atau bencana. Para guru dan siswa diberi tata cara menghindari resiko kecelakaan saat bencana gempa terjadi. Pendidikan mitigasi bencana ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan dan pemahaman para guru dan siswa dalam menghadapi situasi bencana guna mengurasi resiko saat bencana terjadi.

Tim tanggap bencana mamasa yang terdiri dari Bpbd Mamasa bekerjasama dengan sejumlah relawan kemanusian seperti relawan wahana visi indonesia, memberikan pendidikan mitigasi bencana kepada sekoah-sekolah di mamasa.

Sebelumnya tim in juga telah mengumpulkan seluruh guru-guru sekolah di Mamasa mulai dari guru tk, sd, smp hingga guru sma untuk mendapatkan pendidikan mitigasi becana agar mereka lebih siap dan lebih tanggap menghadapi situasi bencana gempa yang terus mengguncang mamasa hingga tiga pekan terakhir.

Tak ada aula yang luas, ratusan siswa smp frater mamasa ini misalanya di berikan pendidikan mitigasi bencana di lapangan atau halaman sekolah mereka.

Agar pelatihan mitigasi bencana yang intinya untuk meningkatan kemampuan mental dan psiklogis guru dan siswa dalam mengadapi stuasi bencana seperti tidak panik, tidak takut dan tetap fokus, materinya disampaikan dalam bentuk simulasi yang santai dan diselingi humor lucu dari para pemateri.

Pemberian pendidikan mitigasi di sekolah-sekolah sendiri adalah upaya untuk mengurangi resiko bencana, baik melalui kesiapan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Pendidikan mitigasi bencana tersebut diajarkan kepada para guru dan siswa di sekolah-sekolah mamasa, mengingat peristiwa gempa bumi hingga kini masih terus terjadi di kabupaten mamasa.

Para siswa yang mendapatan pengetahuan  tentang tata cara menyelamatkan diri dalam situasi bencana gempa, tampak serius menyimak detail penjelasan para struktur yang diterjunkan ke sekolah-sekolah secara bergantian. Padaintinya. Para siswa menyimak bagaimana cara meyelamatkan diri saat gempa seperti keluar ruangan kelas, menjaga diri dari reruntuhan bangunan, tidak panik dan tetap konsentrasi.

Kegiatan ini di sambut baik para siswa dan guru di berbagai sekolah. Salah seorang siswa Smp Frater Mamasa, Chandra Evan mengatakan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dan meberikan kesipaa mental kepada para siswa dalam menghadapi situasi gema seperti bagaimana cara meyelamatkan diri jika terjadi bencana atau gempa bumi.

“Terima kasih ini sangat bermanfaat karena bisa meberi kesiapan metal dan psikologs siswa dalam menghadapi bencana agar tidak panik,”jelas Chandra Evan, Siswa Smp Frater Mamasa

Kepala Bidang Kedaruratan Dan Logistik Bpbd Mamasa, Yan Lebok, mengungkapkan, sosialisasi mitigasi bencana di fokuskan ke sekolah agar siswa dan guru dapat mengetahui cara meyelematkan diri jika terjadi bencana. Alasannya setiap kali terjadi bencana sejumlah siswa di mamasa selalu panik dan trauma, dan rawan bencana.

“Kita harapkan mitigasi bencana para guru dan siswa tidak pani saat menghadapi bencana gempa yang terus mengguncang Mamasa tiga pekan terakhir,”jelas Yan Lebok, Bidang Kedaruratan Dan Logistik Bpbd Mamasa

Yan menyatakan, kegiatan mitigasi bencana ini akan di lakukan ke sekolah- sekolah di Mamasa secara bergantian. Diharapkan kegiatan ini dapat  menguragi resiko korban saat terjadi bencana atau gempa bumi.  (mmas-02).

 

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan
  • 29
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *