Diserang “Dongi” Petani Polman Kerahkan Keluarga Jaga Petak Sawah dari Serangan Burung

Dongi Nasional News
Bagikan
  • 2
    Shares

POLEWALI MANDAR,LINI1.COM – Diserang ribuan kawanan burung pipit yang akrab dikenal warga dengan sebutan “Dongi” petani di Polewali Mandar Sulawesi barat mengerahkan seluruh anggota keluarga untuk menjaga petak-petak sawah mereka dari seragan Dongi secara bergantian. Hama pemakan buah padi tersebbut menyerang tanaman padi secara berombongan di pagi dan sore hari. Para petani resah karena sejak tanam padi mereka diserang hama tikus. Saat mulai beruah kini diserang kawanan burung dongi.

Untuk mengusir kawanan Dongi yang menyerang tanam padi mereka, para petani di polewali mandar sulawesi barat sudah berangkat ke sawah pukul 5.00 wita. Agar burung pipit yang mnyerang secaraberombongan hingga ribaun ekor tidak hinggap di lahan mereka, para petani dan keluarganya ini berdiri di sekeliling area petak-petak sawah mereka.

Madar, petani di desa Tumpiling Wonomulyo ini mengaku sudah dua pekan resah karena diserang ribaun kawanan dongi. Madar bahkan mengerahkan seluruh anggota keluarganya ke sawah untuk membantu menjaga lahan atau petak sawah mereka dari serangan hama burung.

“Suda hampir dua pekan kawana  dongi menyerag ratusan hektar padi milik warga terutama subuh dan sore hari.,”jelas madar.

Petani lainnya, Thamrin menyebutkan, serangan hama burung dongi bisa menghabiskan tanaman padi dalam sekejap. Pasalnay dalam satu rombongan yang hingga di lahan petani jumlahnya bisa mencapai ratusan hingga ribuan.

“Petani terpaksa menggelar ronda burung di lahan masing-masing dari pagi hingga malam,”jelas Thamrin

Beragam alat digunakan untuk mengusir kawanan hama pemakan buah padi tersebut, mulai dari berteriak lantang di tengah areal sawah, hingga memukul baskom, ember atau seng bekas agar kawana hama burung tersebut kaget dan segera pergi dari lahan mereka.

Sejumlah petani lainya bahkan membuat patung dari orang—orangan hingga membuat gentongan dari bambu yang ditarik menggunakan tali agar gentongan yang tiba-tiba bunyi tersebut bisa membuat kawanan burung kaget dan pergi dari lahannya.

Namun beragam cara konvensional untuk mengusuir kawanan burung tersebut mulai tak mempan. Beragam bunyi-bunyian yang buat petani di lahan mereka hingga teriakan lantang para petani mulai tak dihiraukan kawanna burung yang kerap mampir secara beronbongan.

Para petani pun mengerahkan seluruh keluarga untuk mengawasi serbuan burung dongi di sekeliling petak sawah secra berganian sejak pagi hingga petang hari, agar burung pemakan buah tersebut tidak hinggap di lahan mereka.

Para Petani di Polewali mandar resah dan khawatir tanaman padi mereka tahun ini kembali gagal panen lantaran serangan hama bertubi-tubi. Tahun lalu tanaman padi mereka di lokasi ini juga gagal  panen selain karena serangan hama tikus juga karena faktor kekeringan hingga padi berbuah kerdil.

Petani di desa Tumpiling kecaata Wonomulyo Polewali andar ini mislanya terpaksa menngkorongi lahan padi mereka yang mulai berbuah sejak subuh hingag petang hari, agar tida diserag hama burung.

Para petani resah karea serangan hama burung lebh ganas dari sernagan hama tikus. Ribuan kawanan burungg yang hingag di lahan merea bisa menghabisi buah padi mereka hanya dalam sekejap.

Buah padi yang belum matang tersebut dimakan dan dihisap hingga bulir padinya kosong dan berserakan di lahan mereka. Para petani  mengaku tanaman padi mereka bisa habis dalam sehari jika dibarkan. Alasannya kawanan burjng yang datang berombongan tersbeut mencapai ribuan.

Para petani mengaku bingung bagaimana mengatasi serangan hama burung tersebut. Pasalya diusir dari petak sawah yang satu, rombongan burung tersebut hanya bergeser ke petak lahan lainnya sampai ada petani yang mengusir dari lahan mereka.

Serangan ribuan kawanan dongi ini lebih ganas pada pagi dan sore hari. Agar warga bisa sampai di lahan mereka sebelum kawanan burung tersebut menyerang, Para petani terpaksa meninggalkan rumah menuju lahan mereka subuh hari. Para petani beralasan sernagan hama burung bisa menghabiskan tanaman padi hanya dalam sekejap jika warga terlambat tiba di lahan mereka. (MPOL-09).

 

Diserang Kawanan “Dongi” Petani Polman Kerahkan Keluarga Jaga Petak Sawah dari Serangan Burung

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1

 

 


Bagikan
  • 2
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *