Polres Pasangkayu Dirikan Tenda Pengungsi Banjir dan Salurkan Bantuan

Banjir Bantuan Bencana Alam Nasional News Pasangkayu Pengungsi
Bagikan

PASANGKAYU,LINI1.COM – Prihatin terhadap korban banjir yang terisolir sejak dua pekan terakhir di kecamatan pasangkayu, kabupaten pasangkayu, sulawesi barat, puluhan personil polisi polres mamuju utara mendirikan tenda-tenda darurat untuk menampung para korban banir yang terisolir sejak dua pekan terakhir. Sebeumnya poliisi juga telah mengevakuasi puluhan kk korban banjir dari kampung mereka ke datara yang lebih tinggi. Polres pasangkayu juga telah menyerahkan bantuan sembako seperti beras dan mie instan kepada para korban banjir.

Puluhan warga korban banjir di kecamatan pasangkayu kabupaten pasangkayu sulawesi barat berjibaku mendirikan tenda-tenda pengungsian bersama anggota polri dari polres mamuju utara, umat (23/11/2018).

Para korban banjir yang terisolir dan tak bisa beraktifitas selama hampir dua pekan di desa karya bersama pasangkayu ini dievakuasi petugas keluar dari lokasi banjir ke pengungsian di dataran tinggi.

Selain mendirikian tenda darurat untuk menampung keluarga korban banjir, pihak kepolisian polres mamuju utara yang dipimpin langsung oleh kapolres mamuju utara akbp made ary pradana, juga menyalurkab bantuan sembako berupa air mineral mie instan dan beras untuk korban banjir.

0752311183_SULBAR_TENDA PENGUNGSI BANJIR DAN BANTUAN DISALURKAN2A 007

Bantuan sembako ini diserahkan langsung oleh kapolres didampingi sejumlah ibu – ibu bhayangkara untuk meringankan beban bagi korban banjir yang sejak dua pekan terakhir tak kunjung menerima bantuan dari pemerintah setempat.

Sejumlah warga korban banjir yang dievakuasi petugas ke tenda pengungsian dan menapat bantuan sembako mengaku legah karea selama hampir dua pekan mereka kesulitan sembak lantaran padi dan jagung yang selama ini mereka olah menjadi beras tak bisa dilakukan lantaran pemukiman mereka terendam banjir.

Howa, salah satu ibu pengungsi yang mengaku legah karea bisa dievkuasi petugas ke tempat aman. Sebelumnya hwa hendak mengungsi namun bingung tidak tahu harus kemana karena tak unya sanak keluarga atau tempat pengungsian yang bisa menmapung keluarga mereka yang stres di kepung banjir.

“Senang bisa pindah tempat tingal karena sudah lebih datu inggu terkurung banjir,”jelas Howa, warga korban banjir di Pasangkayu

Sementara warga yang menerima bantuan berupa tenda darurat dan sembako dari pihak kepolisian polres mamuju utara mengucapakan terima kasih atas bantuan yang pertama kali menyentuh korban banjir sejak dua pekan terakhir.

Mereka berharap pemerintah serius meikirkan masalah sosial yang dihadapi warga desa karya bersama terutama ratusna kk di dua dusun yang menjadi langganan banjir sejak dua tahun terakhir. Mereka berharap pemerinta seriu mebenahitanggul sungai lariang yang jebol hingga merendam dan mengenangi pemukiman mereka selama musim hujan. (MPASANG-04).

 

Polres Pasangkayu Dirikan Tenda Pengungsi Banjir dan Salurkan Bantuan

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *