Gereja Rusak Diguncag Gempa Ibadah Minggu Dilaksanakan di Tenda Pengungsian

Bencana Alam Budaya Gempa Mamasa Nasional News
Bagikan

MAMASA,LINI1.COM – Ratusan warga dan pengungsi di Desa Rambusaratu, Kecamatan Mamasa, Sulawesi Barat terpaksa menggelar Ibadah Minggu di tenda-tenda pengungsian, Minggu (18/11/2018). Ibada minggu tersebut terpaksa dilaksanakan di tenda-tenda darurat lantaran gedung-gedung gereja di desa mereka menglami kerusakan dan retak-retak diguncang gempa berutung selama lebih dari dua pekan terakhir. Banyak jemaat khawatir beribadah di gereja lantara khawatir gedung gereja yang retak-retak sewaktu-waktu ambruk apalagi gempa masih terus berlangsung.

 

Lapangan Bola Rambusaratu Mamasa yang menjadi salah satu pusat konsentrasi pengungsi gempa di Mamasa Sulawesi Barat sejak dua pekan terakhir disulap menjadi tempat kegiatan ibadah Minggu, Pagi Tadi.

 

Suriady, Majelis Jemaat mengatakan, Ibadah Minggu terpaksa dilaksanakan di tenda-tenda daruruat tempat warga mengungsi karena dianggap para jemaat lebih aman daripada menggelar ibadah di gelar-gereja yang saat iini mengalami kerusakan dan retak-retak akibat gempa.

 

“Iabdah terpaksa digelar di tenda karena warga merasa lebih aman menggelar ibadah di lapanga daripadadi gereja yang kondisnya rusak dna retak-retak,”jelas Suriady, Majelis Jemaaat Rantebuda

 

Ratusna jemaat yang masih diliputi sausana pani dan kehawatiran menysul gempa-gempa susulan masih terus terjadi meski sekalanya lebih kecil, namun warga pengungsi ini tampak khidmat melaksanakan ibadah minggu seperti bisanya.

 

Berbagai kidung berisi pujaan kepada kristus dilantunkan sebagai ungkapan doa ummat krsitani di mamasa yang kini tengah ditimpa bencana beruntun.

1 Ibada hari minggu di tenda – 001

Meskipun ibadah minggu hanya dilaksanakan di tenda-tenda darurat, namun tidak mengurangi rasa khidmat ibadah yang digelar di gereja selama ini. Ibadah tetap berjalan sebagaimana biasanya.

 

Selama retetan gempa susulan yang terus mengguncang Mamasa dua pekan terakhir, tidak hanya merusak rumah-rumah penduduk, perkantoran dan fasilitas publik seperti perkantoran, sejumlah rumah ibadah di Mamasa juga mengalami kerusakan parah. Mulai dari gedung yang rusak dan retak-retak, hingga menara gereja yang rusak dan miring dihantam gempa.

 

Meski sudah dua pekan stres berad di pengungsian gempa di berbagai lokasi kecamatan di Mamasa menusul gempa-gempa masih terus terjadi, namun warga berhrap gempa kelak segera berakhir agar mereka bisa pulang ke rumah dan beraktifitas seperti biasanya. (Mmas-09)

 

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1

 


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *