Petani Pasangkayu Adukan Praktek Kartel Harga Sawit Kepada Mentan

Ekonomi Legislatif Nasional News Pasangkayu Sembako
Bagikan
  • 1
    Share

PASANGKAYU,LINI1.COM – Ratusan petani sawit di Pasangkayu, Sulawesi Barat mengadukan adanya praktek kartel harga kelapa sawit yang merugikan petani kepada menteri pertanian Andi Amran Sulaiman, Jumat (2/11/2018). Keluhan itu disampaikan warga saat Menteri Pertanian melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pasangkayu. Mentan langsung meminta Kapolda Sulbar yang mendampinginya agar mengambil tindakan tegas kepada oknum pengusaha yang berani mempermainkan harga kelapa sawit untuk mengeruk keuntungan secara sepihak.

Pengaduan sejumlah petani yang mengeluhkan harga kelapa sawit yang diduga dipermainkan pengusaha dan mafia harga sawit untuk mengeruk keuntungan secara sepihak disampaikan sejumah petani kepada Menteri Pertanian sesaat setelah menteri bersama dengan rombongan selesai melakukan panen jagung di salah satu kebun milik warga di Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya Pasangkayu.

Menurut petani, harga buah kelapa sawit milik mereka di Pasangkayu jauh berbeda dengan harga kelapa sawit di wilayah  Kalimantan, Sumatra dan Daerah lainnya di Indonesia. Di kalimantan petani bisa menikmati harga sawit Rp 1500 perkilogram, sementara di pasangayu harga sawit hanya dihargai pengusaha Rp 1000 perkilogramnya.

MENPAN2 003

Mendengar keluhan warga, menpan kemudian langsung memanggil salah satu pimpinan perusahaan kelapa sawit di pasangkayu yang juga hadir bersama warga di tempat tersebut. Menpan langsung mengklarifikasi apa alasan harga sawit di kalimantan berbeda jauh dengan harga sawit di Pasangayu pada hal dasar ketentuannya sama.

Saat mendengar penjelasan dari salah satu pimpinan perusahaan kelapa sawit, menpan memberi warning. Bagi siapa saja yang menjadi mafia harga kelapa sawit akan mendapat penindakan pemerintah. Ia bahkan mengingatkan pengusaha jika selama kepemimpinan Jokowi ia sudah menjebloskan lebih dari 400 mafia ke dalam pejara dari 700 lebih kasus mafia yang terungkap.

Menpan bahkan meminta kapolda sulbar untuk menindak tegas siapa saja pengusaha yang mencoba mempermainkan harga kelapa sawit yang merugikan petani dan hanya mengutungkan sepihak perusahaan. Karena hal ini menurut mentan sangat tidak disukai Presiden Jokowi.

”Saya tidak ingin pengusaha kelapa sawit merugi, tapi jangan pernah merugikan petani, karena ini tak disukai Presdien Jokowi. Andatahu sduah lebih dari 400 mapi telah dikirim ke penjara karena melakuan praktek curang yang merugikan rakyat kecil,”jelas  Andi Amran Sulaiman, Menpan RI

Dalam kunjungan kerjanya tersebut menpan menyerahkan bantuan bibit jagung, padi, kakao, mesin pompa air, serta bantuan replanting sawit dengan biaya dua puluh lima juta rupiah per hektarnya. (MPASANG–10).

Petani Pasangkayu Adukan Praktek Kartel Harga Sawit Kepada Mentan

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan
  • 1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *