Terjaring Razia, Siswi Ini Minta Diantar Mobil Patroli Polisi Pulang ke Rumahnya

Budaya Hukum & Kriminal Mamasa Nasional News
Bagikan
  • 2
    Shares

MAMASA,LINI1.COM – Seorang anak perempuan yang masih dibawah umur ini menangis dan menolak menyerahkan kunci motornya saat terjaring razia Petugas Lantas Polres Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis (1/11/2018). Semula ia beralasan menolak menyerahkan motor dan kuncinya ke polisi karena rumahnya jauh dan tak punya biaya pulang. Ia juga menolak ditawari ojek gratis oleh polisi. Belakangan ia baru bersedia ditilang dan menyerahkan kunci motor setelah diantara petugas menggunakan mobil patroli polisi ke rumahnya.

Kejadian lucu ini terjadi saat operasi siamaesi 2018 di Jalur Lintas Polewali-Mamasa. Seorang siswi yang baru berusia 16 tahun ini diberhentikan polisi dalam razia tahunan siamasei 2018 di jalur mamasa-polewali, Kamis Pagi.

Karena tidak  mengantongi kelengkapan surat-surat berkendara seperti Stnk dan Sim, polisi yang menggelar razia lalu menilangnya. Namun bukan perkarah mudah menilang siswi ini yang tetap ngotot tak ingin turun dari motornya.

Saat diminta menyerahkan kunci dan motornya sebagai barang bukti tilang, siswi ini juga menolak karena alasan rumahnya jauh dari lokasi tilang. Ia juga tak punya biaya pulang ke rumahnya.

Anggota Sat-Lantas Polres Mamasa berupaya membujuk siswa tersebut secara bergantian agar mau memberikan kunci motornya. Namun siswa tersebut tetap ngotot untuk tidak memberikan kuncinya. Ia bahkan tidak mau samasekali turun dari motornya.

Siswa tersebut beralasan, tidak memberikan kuncinya lantaran rumanya jau dari kota mamasa dna tak mampu jalan kaki pulang ke rumahnya. Polisi pun menawari ongkos transfortasi pulang ke rumahnya, hingga memberikan tumpangan ojek gratis agar ia bersedia menyerahkan kunci motornya kepada petugas. Namun bujukan petugas ini juga tak mempan.

Siswa pelanggar lantas ini tetap ngotot tidak mau turun dari motornya dan menolak menyerahkan kunci motornya sebagai barang bukti tilang kepada petugas.

Belakangan siswi salah satu sma di kota mamasa ini baru bersedia menyerahkan kunci motornya kepada polisi setelah petugas menwawari untuk mengantar pulang ke rumahnya menggunakan mobil patroli lalulintas polres mamasa. Itu pun ia baru bersedia menyerahkan kunci motornya setelah petugas mengantar sampai ke rumahnya.

0750111182_SULBAR_TERJARING RAZIA, PEREMPUAN INI DIANTAR PATROLI POLISI PULANG KE RUMAHNYA 2A 008

Kasat Lantas Polres Mamasa, Iptu Muhammad Nur menyebutkan, petugas terpaksa mengantar langsung siswa tersebut ke rumahnya karena menolak diberi ongks trasfortasi pulang termasuk tawaran ojek gratis dari petugas. Petugas yang mengantar ke rumahnya pun terpaksa harus menemui kedua orang tuanya dan menlaskan alasan anaknya ditilang polisi.

“Petugas terpaksa mengantar siswi bersangkutan dengan mobilpolisi ke rumahnya karena menolak naik ojek dan diberita biaya transfor pulang oleh Polisi,”jelas Iptu Muhammad Nur, Kasat Lantas Polres Mamasa

Kasat lantas polres mamasa menyampaikan, dalam Operasi Siamasei 2018 ada target operasi bagi pendera di bawah umur. Agi pengendara dibawah umur tetap dilakukan penindakan. Alasannya jauh hari sebelum iperasi siamasei digelar polisi telah melakukan sosialisasi di sekolah- sekolah, terkait pengendara di bawah umur di kabupaten mamasa.

Dalam opereasi siamaesi yang di gelar polres mamasa selama tiga hari berturut – turut, sudah sekitar 40 kendaraan bermotor yang kena razia karena bermacam –macam pelanggaran, mulai dari melanggar arus, pengunaan hp saat berkendara, tidak memakai helm,  serta tidak memiliki kelengkapan kendaraan.  (MMAS-07).

 

Terjaring Razia, Siswi Ini Minta Diantar Mobil Patroli Polisi Pulang ke Rumahnya

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan
  • 2
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *