Pencuri Burung Berkicau Ditangkap Saat Jual Burung Curiannya

Hukum & Kriminal Nasional News Polewali Mandar
Bagikan
  • 1
    Share

POLEWALI MANDAR,LINI1.COM – Satu dari dua remaja yang diduga menjadi komplotan pencurian burung berkicau bernilai jutaan rupiah di wilayah Polewali Mandar Sulawesi Barat ditangkap polisi saat tengah memperjual belikan burung-burung curiannya, Sumat Malam (21/9/2018). Aksi pelaku yang diduga lebih dari dua orang ini sempat terekam kamera cctv saat sedang menjalankan aksinya. Dari tangan pemuda penggaruan  polisi menyita puluhan ekor burung berkicau berbagai jenis.

 

Rumah milik Ullah (40 tahun) di Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat ini kembali disatroni kawanan  pencuri burung untuk kesekian kalinya, pada malam dua pekan lalu.

 

Terlihat salah satu pelaku yang dikenali wajahnya oleh korban, diketahui merupakan remaja ini memanjat tembok rumah dan mengambil berbagai jenis burung yang disimpan dalam sangkarnya.

 

Dari hasil rekaman Cctv dan keterangan kesaksian dari korban yang mengenali wajah salah satu pelaku tersebut dengn mudah dilacak polisi.

 

Salah satu pelaku berinisial S (22 tahun) berhasil dibekuk satuan Unit Reksirm Polres Polewali Mandar, Jumat Malam saat tengah menjual burung hasil curiannya di salah satu pedagang burung di Polewali Mandar.

 

Dari tangan terangka pencuri specialis burung berkicau dan burung kontes ini berhasil diamankan puluhan ekor burung berbagai jenis seharga jutaan rupiah. Jenis buurn yang dicuri antara lain, burung nuri, perkutut, merak, merpati, burung gagak dan beberapa burung jenis lainnya.

 

“Baru empat kali pak,”tutur S

 

Tersanka S yag diinterogasi polisi mengaku hasil penjualan burung curiannya biasa dijual murah seharga seratus lima puluh ribuh (Rp 150 ribu) per ekornya. Hasil penjualan burung tersebut digunakan untuk berpoya poya dan mabuk-mabukan.

 

Salah satu korban yang juga dari komintasi pecinta burung kontes Ulla (40 tahun) mengaku aksi tersangka dan rekanya sudah lama meresahkan warga dan pecinta burung yang mengeluh karena burung kesayangan mereka hilang. Ullah mengaku kehilangan burung kesayanagnnya untuk kesekian kalinya.

 

Karena resah dengan aksi pencurian burung yang marak terjadi, ullah lalu memasang sejumlah kamrea pengintau atau Cctv di rumahya tak jauh dari sangkar burug miliknya. Benar saja pelaku terekan Cctv tengah mencuri burung miliknya.

 

“Ini suda kesekian kalinya burung sya dicuri. Banyak tetanga lain juga jadi korban oencurian burung”jelas Ullah saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Mapolres Polewali Mandar.

 

Polisi mencatat ada puluhan laporan warga di kecamatan polewali mandar yang mengadu telah kehilangan burung miliknya. Meski tak mengetahi siapa pelakunya namun mereka menduga dicuri oleh komplotan yang sama.

 

Berdasarkan petunjuk Cctv polis dnegan mudah melacak pelaku pencurian burung ini termasuk menelusuri kemana burung curiannya diperjual belikan.

 

Hingga kini polisi measih mengejar tersangka lainnya yang juga rekan s yang identitasnya telah dikantongi polisi.

 

Untuk mempertanggun jawbakan perbutanya tersangka S kini meringkuk di sel tahanan polres polewali mandar dan  dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (MPOL-09).

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan
  • 1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *