Viral, Bocah SD Nangis Sambil Membujuk dan Mencium Tangan Polisi Agar Bebas Tilang

Anak dan Problematikanya Budaya Hukum Nasional News Polewali Mandar
Bagikan
  • 2
    Shares

POLEWALI MANDAR,LINI1.COM – Video viral dua bocah berseragam SD yang terjaring razia polisi sedang berboncengan dengan temamnya, tanpa memakai helem pengaman, Selasa (4/9/2018) Pekan lalu, menangis sambil terus memeluk dan mencium tangan polisi, agar ia dibebaskan dari Tilang. Petugas lantas polres polewali mandar, sulawesi barat yang hendak menarik tangannya, sempat kesulitan membebaskan diri lantaran bocah ini makin memeluk erat tangan petugas, sambil memelas agar motor yang dipinjam dari ayahnya itu jangan ditahan polisi.

 

Video viral berdursi sekitar 1,17 menit, tentang dua bocah berseragm batik SD yang tengah terjaring polantas polres polewali mandar ini sedang viral dan menjadi diskusi di sejumlah media sosial instagram dan facebook di polewali mandar.

 

Video yang terjadi di Kecamatan Wonomulyo Polewali Mandar sulawesi Barat, pada Selasa (4/9/2018) lalu ini ditahan petugas lalulintas yang sedang mengamankan arus lalulintas di sekitar lapangan alun-alun wonomulyo saat ustads kondang Ustads Abdul Somad akan membawakan tabligh akbar di alun-alun Wonomulyo.

 

Bocah sekolah dasar bertubuh tambun ini terlihat menangis sambil merengek rengek kepada petugas yang menahannya agar dirinya dibebaskan dari tilang polantas.

 

Bocah SD ini berupaya meminta belas kasih dari petugas agar ia diperbolehkan pergi membawa motor yang dipinjam dari ayahnya.

 

Bocah ini tampak memeluk erat dan terus mencium tangan polisi agar petugas membatalkan menahan motornya. Petugas yang dipeluk tangannya dengan erat tampak kesulitan membebaskan diri. Beberapa kali ia mencoba melepaskan tangannya namun bocah ini Terus memeluk erat, sambil meminta maaf kepada polisi agar motornya dibebakskan.

 

“Maaf pak, tolong pak bebaskan saya saya, minta maaf pak, jangan panggil orang tua saya,”tutur bocah kelas IV SD ini berulang kali sambil memelas kepada petugas agar ia dibebaskan.

 

Siswa yang masih duduk di bangku kelas 4 SD ini bahkan menangis sejadi jadinya saat pak polisi meminta agar mengantarkan pada kedua orang tuanya. Bocah ini menolak tawaran polisi karena alasan takut dimarahi ayahnya jika ditilang.

 

Akhir cerita video ini, saat rekan bocah bertubuh tambun ini turun dari kendaraan dan pulang ke rumah oran tua bocah ini untuk memberitahukan jika anaknya ditahan polisi di jalan. Karena dinilai melakukan pelanggaran berjenjang, oran tua bicah ini akhirnya dikenai tilang oleh polisi.

 

Video viral ini sendiri telah mengundang beragam tanggapan netizen di media sosial termasuk di instgram dan facebook. Sejumlah netisen menilai video dua bocah tersebut lucu, namun tak sedikit netizen yang menyangkan sikap orang tua yang memberikan motor pada anak usai yang jauh dari layak untuk mebawa kendaraan motor. Alasannya selaian mebahayakan orang lain atau pengguna jalan juga isa mebahayakan dirinya sendiri.

 

Kasat Lantas Polres Polewali Mandar, Akp Hartono kepadawartawan Minggu (9/9/2018), membenarkan adanya video viral dua bocah yang sempat ditahan petugas saat ia tengah mengamankan jalannya tabligh akbar ustads abdul somad di Alun-Alun Wonomulyo. Polisi menahan dua bocah ini lantaran dinilai sangat ironis dan sangat tak pantas dua bocah kelas emat sd justru dibiarkan orang tuanya mebawa kendaraan di jalan raya tanpa meperhitungkan keselamatan diri anaknya dan keselamatan orang lain di jalan raya.

 

Orang tua bocah pemilik kendaraan akhirnya ditilang polisi karena dinilai melakukan sejumlah pelangaran berjenjang termasuk membiarkan anak dibawah umur berkendara di jalan raya yang bisa eancam keselamatan dirinya dna termasuk keselamatan orang lain.

 

“Betul kejadiannya di wonomulyo saat petugas tengah megamankan jalannya tabligh Akbar Ustads Somad, tiba-tiba adabocah SD berboncengn tanpa mekaia helem ditahan petugas karena dinilai sangat Ironi bocah belia kok dibiarkan orang tuanya berkendara di jalan raya,”jelas Akp Hartono, Kasat Lantas Polres Polewali Mandar.

 

Pengedara motor dibawa umur di Polewali Andar memang cukup tinggi. Meski petugas lantas telah menghimbau para orang tua dan pihak sekolah agar menertibkan siswanya yang memakai motor, dan melanggar ketentuan lalulintas, namun jumlah anak-anak termasuk sd yang menggunakan motor di jaan raya berkurang.

 

Kasat lantas kembali mengajak dan mengingatkan para orang tua agar tidak mudah mengizinkan anaknya yang masih bocah untuk berkendara di jalan raya. Jika para orang tua menyayangi anaknya seharusnya ia tidak mudah memberikan kendaraan motor kepadaanaknya. Selain karena bisa mebahayakan dirinya sendiri, juga keselamatan orang lain di jalan raya. (MPOL-03).

Viral, Bocah SD Nangis Sambil Terus Mencium Tangan Poliis Agar

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan
  • 2
    Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *