Pegang Parang Panjang Berlumuran Darah, Pria Tak Berbaju Kejutkan Polisi Saat Serahkan Diri

Hukum & Kriminal Kriminal Nasional News Polewali Mandar
Bagikan
  • 1
    Share

POLEWALI MANDAR,LINI1.COM – Seorang pria bercelana pendek dan tak mengenakan baju, mengejutkan petugas saat ia datang dan menyerahkan diri ke Kantor Polres Polewali Mandar, Sulawesi Barat,

bersama sebilh parang panjang yang masih berlumuran darah, Senin (3/9/2018) kemarin. Sukur (45 tahun) menyerahkan diri ke polisi usai terlibat duel hingga membunuh tetangganya sendiri.

 

Kedatangan Sukur (45 tahun) di Kantor Polres Polewali Mandar mengejutkan petugas polres yang tengah sibuk melayani warga yang berurusan dengan polisi, senin kemarin.

 

Mengenakan celana pendek sambil menyelempangan baju di pundaknya, Sukur menyerahkan diri ke polisi sambil memegang parang panjang yang masih belumuran darah, usai membunuh Pua Mira (50 tahun) yang tak lain adalah tetanga desanya sendiri.

 

Sejumlah warga yang brukurusan di kantor polisi juga sempat terkejut dan kaget menyaksikan pria tak berbaju ini memasuki markas polres polewali mandar, sambil megang sebuah parang panjang yang masih berlumuran darah.

 

Beruntung petugas babinkantibmas yang menemani Sukur menyerahkan diri ke Kantor Polres Polman bisa menjelaskan masksud kedatangan pria yang berprofesi sebagai peternak sapi di desa peburru, kecamatan tutarpolwali mandar ini.

 

Di depan polisi, sukur menceritakan kronologis pembunuhan korban pua mia yang tak lain tetangga sedesanya itu. Mulanya korban melarang pelaku melepaskan sapi miliknya di pesisir sungai yang dikelaim korban, pua mia sebagai miliknya. Pelaku sendiri merasa lokasi yang disengketakan bukan milik siapa-siapa melainkan milik pemerintah, karena beradadi bantaran sungai.

 

Pertengkaran hebat antar  keduanya pun berlangsung di lokasi. Korban yang emosi kemudian menyerang pelaku dengan sebilah parang panjang. Pelaku yang sama-sama naik pitam pun menghadang sernagan korban. Dua dua pria bertengga menggunkan parang pun tak terhindarkan.

 

Namun pelaku yang bergerak lebih gesit dari korban sempat memrangi tangan korban hingga parang panjang milik korban jatuh dan terlepas dari tangannya. Saat dalam posiis mengunutngkan itu pelaku lalu merampas parang milik korban dan menghantamkan ke tubuh korban sendiri hinga jatuh bersimbah darah.

 

Sukur mengaku menghantam tubuh korban hingga empat kali mengenai tangan, badan, kepala dan prut korban hingga tewas di tempat kejadian.

 

“Mulanya saling serang. Saya sempat menebas tangannya hingga parangnya jatuh dan lepas dari tangannya. Parangnya saya ambil dan hantam dia sampai jatuh. Seingat saya saya memarangi empat kai di tangan, kepla dan perut,”tutur Sukur (45 Tahun)

 

Menurut Sukur dirinya dengan pelaku sempat saling serang. Sukur juga mengaku dadanya nyaris ditebas para milik korban, beruntung dadanya hanya tergores ujung parang korban dan bajunya robek.

 

Kaur Reskrim Polres Polman, Mustakim Sh mebenanrkan terjadinya pembunuhan di kecamatan tubbitaramanu yag melibatkan tersangka sukur dengan pua mia seorang tetangganya sendiri hingga tewas di temat kejadian.

 

Menurut Mustakim, kejadian ini dipicu masalah kesalahpahaman antara korban dnegan pelaku. Mulanya pelaku dihalangi melepaskan sapinya di lokasi bantaran sungai tubbi yang dikelaim korban sebagai miliknya. Karena keduanya emosi dan tak bisa mengendalikn diri, keduanya pun terlibat duel hingga korban pua mia tewas setelah dibacok pelaku berkali-kali.

 

Usai membunuh tetangganya, Sukur yang ditemani seorang petugas babinkantibmas tubbitaramanu meyerahkan diri ke kantor polres polewali mandar termasuk menyerahkan barang bukti sebilah parang panjang yang digunakan pelaku menghabisi korban.

 

“Mulanya hanya dipicu kesalahpahaman hingga korban terlibat duel menggunakan senjata tajam. Pelaku sudah menyerahkan diri ke polres,”jelas Mustakim SH, Kaur Reskrim Polres Polman

 

Hingga kini tersangka sukur masih menjalani pemeriksaan di Kantor Polres Polewali Mandar. Petugas juga akan memeirksa sejumlah saksi-saksi di lokasi kejadian atau yang mengetahui insiden berdarah antar dua warga bertetangag tersebut. (MPOL-02).

 

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan
  • 1
    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *