Curnak

3 Kawanan Curnak yang Meresahkan Warga Diringkus Polisi

Hukum Hukum & Kriminal Legislatif Majene News
Bagikan

MAJENE,LINI1.COMTiga warga yang diduga jadi anggota komplotan pencuri ternak sapi yang sudah lama meresahkan warga di kecamatan malunda, majene sulawesi barat diringkus petugas satuan reserse kriminal

polres majene, sulawesi barat, jumat siang (12/1). Satu pelaku yang dipergoki sedang mencuri dua ekor sapi milik warga terpaksa ditembak dibagian kaki karena berusaha kabur saat hendak ditangkap petugas. Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa dua ekor ternak sapi hasil curian.

Usman, ardi dan asri, tiga pelaku yang diduga menjadi komplotan spesialis pencurian ternak hewan sapi di majene sulawesi barat ini diringkus satuan reserse kriminal polres majene setelah sekian lama dinteli petugas. Pelaku tak bisa berkutik saat digelandang ke mapolres majene, jumat siang. Polisi terpaksa menembak salah satu pelaku karena melarikan diri saat hendak diringkus.

Komplotan yang mengaku sudah beraksi melakukan pencurian serupa sebanyak delapan kali ini di tempat berbeda di majene ini mengaku seringkali baru beroperasi pada malam hari saat warga dan pemilik sedan g lengah atau tertidur lelap.

Tersangka diketahui beraksi terakhir kali di desa tubo dan desa Salutambung, kecamatan ulumanda. Kasus pencurian ternak ini terungkap setelah petugas kepolisian melakukan penyelidikan dan pengembangan atas adanya sejumlah laporan dari warga yang resah dengan kasus pencurian ternak di wilayah kecamatan ulumanda.

Ketiga pelaku yang ditangkap diketahui telah mengatur peran dan fungsi masing-masing. Satu pelaku bertugas sebagai eksekutor mengambil sapi. Satu pelaku lainnya bertugas menunggu dipinggir jalan menggunakan kendaraan truk yang sudah disipakan. Selanjutnya hewan curian tersebut mereka jual  ke seorang penadah dengan harga cukup murah hanya sekitar rp.7 juta per ekor. Hasil penjualannya kemudian dibagi.

Usamn, eksekutor lapangan mengaku baru delapan kali melakukan pencurina ternak di delapan tempat berbeda di majene. Usaman mengaku hanya bertugas mengiring sa;i curian ke pinggir jalan unutk diangkut ke tangan penadah. Hasil penjualan sapi curiannya kemudian bagi

“Saya bawa sapi ke pinggir jalan. Saudah ada yang tunnggu pakai mobil untuk dijual ke orang lain. Hasilmnya kita bagi,”jelas Usman

Selain mengamankan para pelaku polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua ekor sapi hasil curian. Sapi barang bukti tersebut kii diamankan di mapolres majene.

“Jaringan tersangka sempat kita intai berkali-kali berdasarkan laporan warga. Kasunay maish sednag kita kembangkan. Dari hasil penyidika diketahui baru delapan kasus terungkap yang diotaki pelaku,”jelas Ipda Rayendra (kanit resum polres majene)

Para pelaku yang meresahkan warga dan para peternak ini terancam hukuman tindak pidana pencurina dnegan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (LMN)

 

Gabung Bersama di Channel Youtube Kami : Lininews1


Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *